macet di jakarta
macet di jakarta

Upaya-upaya Agar Tidak Terkena Macet di Jakarta

Posted on

Macet di Jakarta – Masalah macet di jakarta telah menjadi masalah yang sangat lumrah namun sampai saat ini masih belum terpecahkan juga. Macet, tak heran lagi jika mendengar kata macet apalagi di kota jakarta. Macet merupakan situasi tersendatnya atau tidak lancarnya lalu lintas dikarenakan banyaknya jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas jalan.

Penyebab kemacetan dapat terjadi sebab beberapa alasan tertentu. Berikut adalah penyebab terjadinya kemacetan:

  1. Arus yang melewati jalan telah melampauin kapasitas jalan.
  2. Ada perbaikan jalan.
  • Karena adanya kereta api yang lewat.
  1. Adanya kendaraan yang keluar masuk.
  2. Terjadinya kecelakaan
  3. Terjadi banjir
  • Sebagian jalan yang terkena longsor.

Dampak macet di  Jakarta :

  1. Kerugian waktu
  2. Pemborosan energi
  3. Kehausan kendaraan lebih tinggi
  4. Meningkatnya stress
  5. Meningkatnya polusi udara.
  6. Menggangu kelancaran kendaraan darurat.

Kemacetan sudah menjadi makanan pokok atau makanan sehari hari penduduk yang ada di daerah ibukota jakarta. Setiap kendaraan mengeluarkan partikel karbondioksida yang sangat membahayakan bagi para pengguna jalan maupun penduduk di sekitar jakarta. Efek samping yang kerap di jumpai yaitu penyakit  jantung, pernafasan dan kanker.

Upaya penanggulangan macet di Jakarta  

Masyarakat supaya lebih tertib dalam mentaati peraturan lalu lintas. Ada baiknya juga jika masyarakat lebih memilih menaiki kendaraan umum daripada kendaraan pribadi karena bisa menimimalkan kemacetan. Berikut adalah upaya penganggulangan lainnya :

  • Peraturan lalu lintas di tertibkan.

Dengan ditertibkannya peraturan lalu lintas ada baikya juga bagi kemacetan. Pengendara harus sangat displin agar tidak terjadi kemacetan. Kendaraan yang tidak displin atau tidak etrtib lalu lintas agar di tilang.

  • Marka jalan dibuat lagi

Di jakarta sebagian banyak tidak memakai marka jalan.  Agar pengendara bisa sangat disiplin dan kalau melanggar ditilang. Akan sangat memalukan sekali jika jakarta tidak bisa membuat marka jalan.

  • Jalur pejalan kaki bukan jalur sepeda

Jalur untuk pejalan kaki sebaiknya juga di sediakan tidak hanya pengguna sepeda. Sehingga kalau orang mau mencari makan siang tidak perlu membawa kendaraan pribadi. Misalnya orang itu mau mencari makan siang tetapi waktu yang digunakan  sangat singkat maka sebaiknya jalan kaki, sebab kalau memakai kendaraan pribadi di jalan akan terkena macet juga, dan akan menghambat kerjanya.

  • Secara bertahap perbaiki kualitas kendaraan umum.

Kendaraan  umum seperti metromini dan lain sejenisnya, banyak yang sudah tidak layak pakai. Sehingga banyak orang yang enggan menaiki  kendaran umum dan lebih memilih kendaran pribadi. Dan kendaraan umum yang tak layak pakai biasanya sering mogok di tengah jalan, inilah salah satu penyebab kemacetan.

  • Normalitas jalan.

Di Jakarta banyak sekali jalan yang rusak  atau tidak standart. Daripada pemerintah membangun jalan baru yang pastinya menghabiskan banyak biaya, dibandingkan  pemerintah menormalkan jalan yang sudah ada.

Menurut kamus besar bahasa indonesia (KBBI) kemacetan adalah tidak dapat bekerja dengan baik, serat, tidak lancar, terhenti, tersendat. Menurut Hoeve kemacetan adalah masalah yang timbul akibat pertumbuhan dan kepadatan penduduk. Kemacetan merupakan suasana menumpuknya kendaraan yang ada di jalan raya  yang di sebabkan kapasitas  jalan yang tidak sama dengan jumlah kendaraan yang ada.

Semakin banyaknya kendaraan yang akan menyebabkan menumpuknya kendaraan di jalan raya bisa menjadikan kemacetan.  Kesimpulannya penyebab kemacetan adalah tingginya aliran kendaraan ynag berasal dari daerah sekitar, oleh sebab itu kemacetan di Jakarta terus meneus terjadi serta sangat sulit sekali  diatasi.

Jakarta bisa terbebas dari kemacetan asalkan kita mau bekerja keras maka bebas macet bukanlah hal yang mustahil. Yang perlu dilakukan adalah membatasi mobiil yang bekeliaran di jalan jalan ibukota, penuh daya juang, bekerja tidak setengah hati, bekerja lebih fokus.

Bebas macet lalu lintas adalah situasi yang tidak terjadinya kemacetan lalu lintas dalam jangka waktu sedikitnya 3 bulan berurut urut di wilayah administrasi. Dari tahun ketahun pastinya kemacetan  akan terus menerus menambah  sebab kendaraan bertambah 11% pertahun sedangkan pertambahan jalan cuman hanya 1% pertahun.

Untuk mengatasi kemacetan yang semakin bertambah bahkan untuk terjadinya kemacetan total, sebaiknya seluruh masyarakat serta pemerintah harus segera memikirkan sosulinya mulai sekarang. Masyarakat juga harus dapat membantunya juga yaitu dengan tertib lalu lintas.

Jika masyarakat mau mentaati peraturan lalu lintas maka kemacetan lalu lintas akan berkurang.  Sebaiknya pemerintah meningkatkan kualitas  angkutan umum agar masyarakat tertarik untuk berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

Selain kendaraan yang meluas, jumlah penduduk yang sangat banyak juga meruapakan salah satu sebagai faktor terjadinya kemacetan.  Salah satu penyebab kemacetan adalah sikap menghindari konflik, sikap menghindari sikap menghindari  konflik di jalan sudah menjadi sifat yang tiadk bisa diruba bagi para pemakai jalan. Sikap ini salah satu penyebab kemacetan lalu lintas di Jakarta.

Berdasarkan salah satu sumber, faktor kemacetan lalu lintas di sebabkan oleh 3 faktor penting yaitu:

  1. Faktor jalan raya

Jalan yang tidak standart atau sudah rusak juga merupakan faktor yang utama dalam kemacetan lalu lintas. Di Jakarta banyak jalan yang sudah tidak layak pakai.

  1. Faktor kendaraan.

Kendaraan yang semakin meledak termasuk faktor utama juga dalam permasalahan kemacetan lalu lintas. Sekarang ini banyak orang yang lebih memilih kendaran pribadi dibandingkan  kendaraan umum.  Faktor inilah yang tidak dapat diatasi. Banyak orang yang menuruti gengsinya dengan memakai kendaraan pribadinya daripada kendaraan umum.  Bahkan sekarang ini lebih banyak kendaraan pribadi daripada penduduknya.

Ditahun 2015 gubernur DKI Jakarta Djarot  Saiful Hidayat menjabarkan berdasarkan data badan pusat statistik DKI Jakarta bahwa jumlah kendaraan roda 2 sebanyak 13,9 juta dan roda 4 sebanyak 3,5 juta kendaraan, sedangkan penduduknya sebanyak 10,1 juta jiwa. Itu baru ditahun 2015 tentunya sekarang sudah lain lagi pastinya semakin banyak saja.

Setiap hariya pasti bertambah semakin lama semakin banyak. Jika kendaraan tidak di atur maka kemacetan semakin meledak bahkan bisa saja tidak bisa teratasi. Kalau tidak diatur maka bisa saja 1-2 tahun kedepan kita keluar rumah sudah banyak kenderaan yang tidak teratur didepan rumah kita.

  1. Faktor manusia

Manusia semakin lama pasti semakin bertambah.  Pemakai jalan juga biasanya memiliki sifat egois memotong jalan tanpa memikirkan pemakai jalan yang lain.

Macet di Jakarta – Direktur lalu lintas polda metro jaya komisaris besar royke lumowa mengatakan bahwa dari 747 titik kemacetan di jakarta mereka memantau terdapat 59 jalan yang sering terkena macet. Daerah yang paling banyak adalah jakarta barat dan jakarta selatan. Menurut data dari Ditlantas Polda Metro Jaya, di Jakarta barat terdapat  11 jalan, jakarta timur ada 6 jalan, jakartapusat ada 5 jalan, jakarta utara ada 7 jalan sedangkan di jakarta selatan terdapat 30 jalan yang paling banyak menyumbang kemacetan.

Disamping itu, rendahnya tingkat kedisiplinan pengemudi  kendaraan umum yang sering  berhenti  dan  menurunkan penumpang di sembarang tempat.

demikian info yang bisa kami sampaikan apabila ada kurang atau kesalahan kami mohon maaf yang sebesar besarnya atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.