stop global warming
stop global warming

Ayo Ketahui Tentang Stop Global Warming

Posted on

Ayo Ketahui Tentang Stop Global Warming

Stop Global warming atau pemanasan global istilah dari “Stop Global warming” yang berarti Global adalah menyeluruh  menjadi satu tidak ada batas negara dan lainnya dan Warning itu artinya lebih hangat, dan sederhanannya pemanasan global adalah dunia menjadi lebih hangat.

Dunia menjadi lebih hangan namun semua orang ribut sekali dengan hal ini. Bukankah jika lebih hangat itu baik. Tapi kenyataannya tidak, kalau semua bahkan kubub selatan dan utara. Pengertian global warming adalah suatu peristiwa peningkatan suhu di atmosfer, daratan bumi dan laut. Dalam 100  tahun ini suhu bumi meningkat akibat pemanasan global sudah menigkat sekitar 0,75.

Efek rumah kaca sering dipadankan. Pemanasan global dan efek rumah kaca tidak sama. Efek rumah kaca adalah peristiwa terjadi saat suhu yang ada pada cahaya matahari terjebak disuatu ruangan. Efek rumah kacan ini sering terjadi pada rumah kaca namun kacanya bukan kaca biasa.

Sudah banyak usaha yang dilakukan oleh negara negara agar memperlambat atau mencegah pemanasan global. Dan inilah salah satu usaha dari pencegahan pemanasan global yaitu protokol kyoto didatangi 191 negara untuk membentuk kesmpatan internasional untuk mengatasi pemanasan global.

Memang perlu mendapatkan perhatian lebih dari seluruh wilayah negara negara di seluruh dunia untuk menangani pemanasan global karna peristiwa pencemaran udara di satu negara dapat berdampak ke negara lainnya.

Terhitung pada tanggal 3 – 14 des 2007 di Nsa Dua , Bali diadaknya Konferensi Tingkat Tinggi ihwal perubahan iklim (UN Climate Change Conference). Konferensi PBB ihwal perubahan iklim (UNCCC) ini akan menggantikan protokol kyoto yang habis pada tahun 2012. Inti dari protokol kyoto adalah berjanji antara negara negara berkembang dan maju untuk salinh bahu membahu bisa menuunkan atau mengurangi karbin yang ada di muka bumi ini.

Untuk menghadapi Stop global warning kita harus melakukan 5R dan 1O, yang disebut dengan 5R dan 1O adalah:

1. Rethink, adalah mengubah paradigma lama yang merusak dengan mengganri dengan paradigma baru yang lebih ramah lingkungan.

2. Rcycle, adalah menggunakan barang bekas menjadi lebih berguna atau untuk kegunaan yang berbeda.

3. Reuse, adalah menggunakan barang bekas untuk kegunaan yang sama.

4. Reduse, adalah menggunakan barang seperlunya, mematikan barang elektronik yang tidak dimanfaatka, menggunakan air seperlunyadanmenatikan alat pendingin saat ruangan kosong.

5. Refuse, menolak menggunakan barang yang tidak ramah dengan lingkungan.

Dan O nya adalah ”Otari” (JEPANG) atau “GO GREEN” yaitu menanami perkarangan atau penghijauan lingkungan. Otari artinya budaya menanami perkarangan ruman dengan tanaman, termasuk tanaman obat obatan. Luas perkarangan rumah dan tanah kosong yang ada di Indonesia belum telaksana semua.

Penyebab dari Global Warming

Sebelum menyebutkan bahwa rumah kaca adalah penyebab utama dari pemanasan global. Yang menyebabkan rumah kaca  termasuk dalam penyebab pemanasan global. Berikut ini beberapa penyebab tejadinya pemanasan global:

1. Merusak Hutan Merusak

hutan ini dilakukan oleh manusia yang tidak hanya merusak hutan demi kebutuhan mereka, tapi mereka juga merusak hutan untuk alasan bukan kebutuhannya mereka.

2. Buang Sampah Sembarangan dan Pembakaran Sampah

Pembakaran sampah liar juga merupakan penyebab rumah kaca dan pemenasan global. Sebenarnya sampah itu bagus ditanam bukan dibakarakan menyebabkan penumpukan sedikit CO dan CO2 diudara dapat menyebabkan peningkatan pemanasan global atau suhu global.

3. Polusi Metaha

Polusi metahan sering terjadi di daerah peternakan, perkebunan dan pertanian. Polusi tersebut muncul karna bahan organik dan akan menyebabkan muncul gas metana yang akan naik dam berkumpul dengan atmosfer.

4. Daerah Hijau Berkurang

Hutan khususnya di daerah hutan tropis adalah kunci utama dalam menangani efek rumah kaca dan pemanasan global. Tetapi semakin menambahnya manusia kebutuhan sandang pangan juga akan semakin menambah. Manusia mengapuskan hutan untuk tempat tinggal mereka atau rumah mereka dan bumi akan semakin sulit untuk bernafas.

5. Emisi Bahan Bakar Fosil pada Kendaraan dan Pabrik yang Menumpuk di Atmosfer.

Emisi bahan bakar fosil dari kendaraan seperti CO, CO2 dan gas lainnya termasuk juga tibal yang menyebabkan efek rumah kaca di lingkungan, sehingga suhu akan naik dan setelah itu mempengaruhi global.

6. Bahan Buangan CFC

CFC cat semprot dan pengisi kulkas jaman dahulu itu sangat membahayakan atmosfer. Orang jaman dulu kalau kulkasnya rusak dibuang begitu saja dan dibuangnya di TPA tidak dibongkar oleh orang orang yang tau. Gas CFC yang pecah lalu menyebar kelingkungan sangatlah berbahaya akan merusak ozon atmosfer.

7. Efek Rumah Kaca

8. Pemborosan ListrikListrik digunakan pada setip orang, namun banyak yang belum sadar akan penghematan terhadap pemaakaian listrik. Berbagai himbauan telah banyak dilakukan atau digerakan, namun pada kenyataannya banyak manusia belum bisa melakukannya, sehingga pemborosan listrik ini bisa menjadi salah satu penyumbang meningkatnya pemanasan global.

9. Polusi Udara dari Pabrik dan Indrustri

Semakin banyak  pabrik dan industri yang berkembang, semakin sering terjadinya pemanasan global. Disisi positifnya memang pabrik dan industri bisa memberi peluang untuk menyejahterakan  rakyat, namun dari sisi lain kerugian asap yang dihasilkan dari industri dan pabrik sangat merugikan eksitensi bumi.

10. Hutan gundul

Banyak  pembakaran hutan secara ilegal tidak ada izin dari pemerintah. Padahal hutan banyak fungsinya, salah satunya ialah bisa mencegah terjadinya banjir. Selain itu, hutanpun dapat mereduksi suhu panas di bumi yang semakin meningkat. Sebuah sumber mengatakan bahwa pemanasan global meningkat 80% yang penyebabnya adalah CO2 atau karbondioksida. Dimana emisi karbondioksida disebabkan adanya kerusakan atau pembakaran hutan. Sehingga hutan gundul menjadi salah satu penyebab meningkatnya pemanasan global bumi.

Dampak Global Warming

Awalnya suhu di siang hari tidak seperti biasanya namun lebih panas, kemudian permukaan pantai tidak seperti biasa namun lebih tinggi, banjir lebih tinggidan dan lebih parahnya lagi akan terjadi banjir besar. Berikut ini beberapa dampak awal dari sop global warming:

Gagal Panen: Akibat  dari pemanasan global dan gelombang panas meningkat dan serta air cepat naik ke permukaan dan tanah yang berada dibawah meguap karna naiknya suhu udara.

Gelombang Panas yang Meningkat: Gelombang panas yang semakin meningkat adalah musuh bagi para petani dan negara yang berkembang khususnya di Afrika. Akibat gelombang panas dapat membunuh hewan ternak, membunuh tanaman da bisa saja memmbunuh manusia karna dapat mengakibatkan kelaparan dan kekeringan.

Perubahan Iklim yang semakin Ekstrim (Extreme Climate Change): Meningkatnya permukaan laut, perubah suhu di wilayah lain bisa mengakibatkan perubahan iklin yang ekstrim. Perhatikan lima tahun terakhir ini Indonesia, sering terjadi peristiwa perubahan cuaca yang aneh di beberapa daerah. Angin puting beliung dimana mana, longsong dimana mana bahkan yang biasanya tidak terkena banjir sekarang terkena banjir.

Meningkatnya Pemukaan Air Laut: Jadi jika belasan ton air kelaut. Maka yang terjadi adalah air laut akan semakin naik dan akan terjadi banjir dimana mana. Bisa saja terjadi apabila greenland mencair maka permukaan air laun naik 7 m dari biasanya. Bisa saja penduduk pesisir tengelam.

Mencairnya Es di Kutub Utara dan Selatan (Ice Melting):  Pemanasan globl terjadi ke kutub seletan dan utara. Esnya mencair bukan mencair biasa. Tapi masalahnya atau akibatnya adalah yang berada diatas tadi.

Suhu dipermukaan bumi semakin lama akan semakin ekstrim.

Permukaan air laut diseluruh dunia akan meningkat.

Intensitas terjadinya angin topan akan semakin meningkat.

Banyak terjadi kekeringan dan kegagalan panen di seluruh dunia.

Akan terjadi bencana kelaparan dan kekeringan dimuka bumi.

Berbagai macam penyakit bermunculan akibat global warming.

Terjadinya kepunahan beberapa species mahluk hidup.

Cara Penanggulan Stop Global Warming

Rajin rajinlah menanam pohon

Negara harus memberikan penanganan dan peraturan kekat tentang masalah hutan.

Memulailah untuk menghemat menggunakan bahan bakar fosil.

Hentikan untuk membakar plastik apalagi sampah organik yang harus ditimbun

Negara harus lebih memperbanyak rumah susun untuk mengurangi lahan hijau untuk pemukiman

Inovasi dibidang efisien energi dan energi alternatif yang ramah

Mungkin itu tadi sedikit berita yang kami beritahukan. Semoga ilmu ini bisa menambah pengetahuan anda.Saya ucapkan terima kasih bagi kalian yang sudah membaca informasi dari kami.