Sarang Walet Putih

Sarang Walet – Manfaat, Harga dan Mengatasi Gedung Sarang Walet

Posted on

Manfaat Sarang Walet untuk Kesehatan

Sarang walet merupakan sarang dari burung walet yang terbuat dari air liur burung itu sendiri, teksturnya menyerupai agar-agar (gelatin). Sarang walet biasanya dipanen di saat induk burung walet telah bertelur 2 butir ataupun setelah telur burung walet menetas dan siap terbang.

Sarang walet sudah terkenal sejak ratusan tahun yang lalu, diketahui mulai populer di China setelah Jenderal Cheng Ho berlayar dan membawa hadiah berupa olahan dari sarang burung walet untuk diberikan kepada Kaisar Dinasti Ming.

Sarang walet pun dianggap menjadi hidangan spesial bagi masyarakat yang juga sangat digemari oleh keluarga kerajaan. Sarang walet juga diperjualbelikan secara bebas hingga dikenal di seluruh dunia.

Manfaat Sarang Walet

Di dalam sarang walet terkandung banyak protein, mineral, karbohidrat, garam anorganik, serta serat. Kandungan sarang walet memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh, tidak hanya menyehatkan namun juga dapat mengobati berbagai penyakit yang dalam tubuh.

Protein-protein dalam sarang walet mudah dalam air sehingga di dalam tubuh akan lebih mudah diserap dan dimanfaatkan. Di dalam sarang walet juga terdapat kolagen yang sangat dibutuhkan tubuh, tubuh yang kekurangan kolagen akan mengalami penuaan dini sehingga kulit tampak kusam dan timbul keriput.

Sarang walet dapat digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit seperti sakit batuk, asma, gangguan pernafasan, hipertensi, mata kering, kanker, stroke, dan menurut penelitian baru-baru ini sarang walet juga dapat dipakai untuk melawan AIDS.

Sarang walet dikonsumsi oleh siapa pun termasuk anak-anak, orang dewasa, orang tua, ibu hamil dan sebagainya. Sarang walet juga baik untuk perokok, dengan mengkonsumsi sarang walet akan membuat paru-paru menjadi lebih sehat dari sebelumnya.

Sarang walet juga sangat dianjurkan kepada ibu yang sedang mengandung. Ibu hamil yang mengonsumsi sarang walet secara teratur akan terhindar dari ancaman penyakit, ini dikarenakan kandungan dalam sarang walet mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sistemm metabolisme tubuh.

Ibu hamil yang mengonsumsi sarang walet secara rutin akan memiliki bayi yang sehat dengan kulit bayi yang lebih sehat dan bersih dari dalam. Nantinya kulit ibu pun juga akan menjadi lebih elastis di saat melahirkan, sehingga proses melahirkan akan lebih mudah.

Bagi Anda yang berminat dengan sarang burung walet bisa menghubungi Distributor Sarang Walet yang menyediakan berbagai jenis sarang walet baik yang bersih siap masak dan juga sarang walet yang masih kotor dengan pelayanan terbaik dan profesional, atau Anda dapat menghubungi kontak berikut ini:

Mengatasi Hama pada Gedung Walet

Para peternak dan pembudidaya sarang burung walet rumahan sering disibukkan dengan gangguan hama yang menyerang gedung walet mereka. Berbagai upaya pencegahan sudah banyak dilakukan namun masih saja ada hama yang datang mengganggu.

Hama burung walet dapat membuat kualitas sarang walet menjadi kurang baik, dan bahkan dapat menyebabkan rasa yang tidak aman bagi burung walet hingga akhirnya burung-burung walet merasa tidak nyaman dan tenang tinggal di gedung tersebut, keadaan tersebut jika dibiarkan dapat membuat burung walet pindah ke gedung lain.

Rumah Burung Walet
Rumah Burung Walet

Hama yang datang dapat menimbulkan penyakit, rusaknya sarang burung walet dan bahkan menimbulkan matinya burung walet. Berikut ini merupakan hama burung walet yang sering menyerang gedung walet:

1. Kutu

Kutu yang sering menjadi hama burung walet adalah kutu busuk dan kutu burung. Keduanya dapat menghisap darah dar burung walet dengan cara menempel ditubuh dan menggigitnya. Anak burung yang terjangkit hama kutu akan mengalami pertumbuhan yang tidak normal, dengan ukuran fisik yang lebih kecil dan dapat menimbulkan kecacatan pada burung walet.

Untuk mengatasi hama kutu dapat dilakukan dengan menggunakan kapur ajaib yang ditaburkan di sekitar sarang walet, atau dapat dengan menyemprotkan cairan pestisida ke bagian-bagian gedung.

2. Semut

Hama semut akan menyerang anak burung walet yang masih belum dapat terbang. Anak burung walet merupakan mangsa yang empuk bagi para semut. Semut akan membunuh anak burung walet yang akhirnya perkembangan populasi burung walet dalam gedung akan terhambat.

Untuk mengatasi hama semut ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan cairan anti semut yang dapat ditemukan di pasaran, tahu dengan menggunakan kapur semut yang digariskan di sekitar sarang burung walet.

3. Kecoa

Kecoa menjadi hama yang sering kali ditemui pada gedung sarang walet. Keberadaan kecoa dapat mengganggu ketenangan dari burung walet. Kecoa terkadang akan memakan sarang walet dan anakan walet, meskipun jarang menimbulkan matinya anak burung walet namun hal tersebut membuat anak burung walet tumbuh tidak normal.

Untuk mengatasi hama kecoa dapat dilakukan dengan menyemprotkan cairan insektisida ke bagian-bagian gedung. Buang semua benda seperti kayu dan sejenisnya yang dapat menjadi tempat bersarang kecoa.

4. Cicak dan Tokek

Kotoran dari cicak dan tokek dapat membuat ruangan menjadi tercemar, hingga akhirnya menimbulkan rasa tidak tenang dan nyaman pada burung walet. Tokek biasanya juga akan memangsa anak burung walet.

Untuk mengatasi ini cicak dan tokek perlu ditangkap dan diusir dari gedung walet. Pencegahan dapat dilakukan dengan membuat aliran air di sekitar gedung atau pagar.

5. Tikus

Hama tikus selain kotoran dan air kencingnya yang dapat mengganggu kenyamanan ruangan gedung walet, tikus juga dapat menimbulkan suara gaduh yang sangat mengganggu bagi burung walet.

Tikus dapat memakan telur, anak burung walet, burung walet dewasa, dan juga sarang burung walet. Karena itu perlu penanganan secepat mungkin untuk membasmi hama tikus.

Hama tikus dapat diatasi dengan menggunakan jebakan tikus atau menggunakan racun tikus. Pencegahan dapat dilakukan dengan membuang semua barang dalam gedung yang dapat menjadi sarang dan tempat bersembunyi para tikus. Tutup juga semua lubang yang tidak digunakan pada gedung dengan rapat.

Perlu diperhatikan untuk para peternak dan pembudidaya sarang burung walet agar mengetahui keadaan gedung waletnya. Perlu dilakukan pengecekan dan pengawasan secara rutin untuk menciptakan situasi dan kondisi yang nyaman bagi burung walet.

Harga Sarang Walet Terbaru

Beberapa jenis sarang walet memiliki harga yang berbeda-beda. Harga sarang walet juga ditentukan dari bentuk, warna, dan kualitas dari sarang walet tersebut. Namun yang menjadi patokan adalah dari jenis sarang tersebut. Untuk jelasnya bisa Anda simak ulasan berikut ini:

1. Harga Sarang Walet Putih

Sarang Walet Putih

Sarang walet putih merupakan salah satu jenis sarang walet yang bernilai tinggi. Sarang walet putih yang berbentuk untuk yaitu mirip seperti mangkuk yang terbelah dengan tanpa noda bulu-bulu burung walet akan memiliki harga yang tinggi.

Harga sarang walet putih yang diperoleh dari gua-gua alam harganya cenderung lebih rendah dibanding dengan harga sarang burung walet rumahan yaitu berkisar sekitar Rp. 5.000.000 – Rp. 8.000.000, sedangkan sarang walet putih hasil dari gedung rumahan berkisar sekitar Rp. 10.000.000, – Rp. 17.000.000, per kilogramnya.

2. Harga Sarang Walet Hitam

Sarang Walet Hitam

Untuk sarang walet yang memiliki warna hitam disusun dari campuran air liur yang bersatu dengan bulu-bulunya. Campuran dari bulu burung walet tersebut terkadang jumlahnya lebih banyak dan merata, oleh sebab itu memberi kesan sarang tersebut berubah jadi berwarna hitam yang dikenal dengan sebutan Black-nest swiflet.

Harga Sarang walet warna hitam berkisar Rp. 1.000.000, sampai Rp. 6.000.000, per kilogramnya. Rendahnya harga sarang walet yang memiliki warna hitam ini dikarenakan oleh kandungan air liur walet di sarang itu hanya sekitar antara 50 – 60% saja.

3. Harga Sarang Walet Rumput

Sarang Walet Rumput

Sarang walet rumput biasanya berada pada lokasi yang teduh atau dengan tingkat terangnya rendah dan biasanya tidak bertempat di lokasi yang terlalu gelap. Sarang walet ini disusun memakai campuran air liur dan material lain seperti daun cemara, rerumputan kering ataupun bahan lain yang sejenis.

Harga sarang walet rumput berkisar antara Rp 750.000 per kilogramnya hingga Rp 1.500.000. harga yang rendah dari sarang rumput dikarenakan sarang ini hanya memiliki kandungan air liur walet sebesar 2 hingga 5 gram saja.

4. Harga Sarang Walet Lumut

Harga Sarang Walet Lumut

Sarang walet yang terbuat dari lumut jika masih baru keadaannya akan warna kehijauan, dan lama- kelamaan akan berubah warnanya menjadi cokelat kehitaman dan mengering. Sarang walet kumut dengan warna kehitaman dan kering memiliki harga yang paling rendah.

Harga sarang walet lumut berkisar Rp 100.000 sampai Rp. 200.000 per kilogramnya. Harga rendah dari sarang walet lumut ini disebabkan karena kandungan liur dalam sarang lumut ini hanya sebesar 2 sampai 3 gram saja.

5. Harga Sarang Walet Merah

Sarang Walet Merah

Sarang walet warna merah merupakan sarang yang paling istimewa dengan kandungan yang lebih tinggi dan harga sarang walet jenis ini bernilai sangat tinggi. Sarang merah ada hanya saat waktu musim saja di tempat yang mempunyai kelembaban udara yang sangat tinggi.

Sarang walet merah bisa ditemui pada saat musim hujan di tempat dengan kelembaban udara yang sanga tinggi. Karena itu sarang walet warna merah memiliki harga paling tinggi. Harga sarang ini berkisar dari Rp 8.000.000, hingga puluhan juta rupiah per kilo gramnya.

Gravatar Image
"Anak Desa Rejeki Kota" Ingin berbagi dengan kata kata agar bisa bermanfaat di dunia & akhirat.