Pengertian Lukisan
Pengertian Lukisan

Pengertian Lukisan dan Macam-Macam Alirannya

Posted on

Pasti kalian tidak asing lagi mendengar kalimat lukisan. Lukisan juga bisa menjadi peluang bisnis buat kalian lo. Kali ini saya akan berbagi kepada kalian tentang pengertian lukisan.

Pengertian lukisan

pengertian lukisan
pengertian lukisan

Pengertian lukisan – Seni lukis merupakan salah satu contoh cabang dari seni rupa yang mengungkapkan perasaannya melalui karya seni dua dimensi. Yang mana didalam karya seni terdapat unsur-unsur pokok yaitu garis dan warna. Banyak sekali pengertian lukisan yang diungkap kan oleh para ahli. Salah satunya yaitu Soedarso Sp(1990:1).

Soedarso Sp(1990:1) mengatakan bahwa melukis adalah suatu kegiatan yang mengolah medium dua dimensi dari objek tiga dimensi untuk mendapatkan suatu kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan yang menciptakannya dengan menyeluruh. Seni lukis biasanya memiliki ciri khas yang tersendiri dalam pengembangan sebuh gambar. Ciri khas dari sebuah lukisan biasanya didasarkan pada tema, gaya atau corak , eknik serta bahan dan bentuk karya seni.

Teknik Seni Lukis

  • Teknik Aquarel
    Teknik aquarel merupakan salah satu teknik melukis dengan menggunakan car air (aquarel) dengan sapuan warna yang tipis sehingga lukisan yang dihasilkan berwarna transparan.
  • Teknik Spray
    Teknik spray merupakan salah satu teknik melukis dengan cara menyemprotkan cat ke media untuk melukis. Dengan menggunakan teknik yang satu ini, lukisan yang dihasilkan dengan cara tadi lebih halus dan tampak lebih visual, contohnya lukisan graffiti.
  • Teknik Pointilis
    Teknik pointilis merupakan salah satu teknik melukis dengan menggunakan cara mentitik-titik lukisan untuk menghasilkan sebuah lukisan yang menawan. Melukis dengan menggunakan teknik seperti ini membutuhkan kesabaran penuh. Pelukis biasanya sering menggunakan gradasi warna untuk mengatur gelap dan terangnya sebuah lukisan.
  • Teknik Tempera
    Teknik tempera merupakan salah satu teknik melukis dengan menggunakan kuning telur ke dalam catyang digunakan sebagai perekat. teknik ini biasanya dilakukan pada sebuah media seperti kanvas, tembok atau kayu.
  • Teknik Kering

Teknik kering merupakan salah satu teknik melukis dengan cara menggunakan salah satu jenis cat yaitu  cat minyak tetapi pada saat melukis tidak menggunakan minyak catnya.

  • Teknik Basah
    Teknik basah merupakan salah satu teknik melukis dengan cara mengencerkan cat minyak dengan minyak cat, setelah cat diencerkan menggunalan minyak cat, barulah cat di aplikasikan ke kanvas.
  • Teknik Campuran
    Teknik ini merupakan dalah satu teknik melukis dengan memadukan antara teknik basah dengan teknik kering. teknik yang seperti ini biasanya didahului dengan menggunakan terlebih dahulu teknik kering kemudian memblok warna dengan menggunakan teknik basah setelah menambahkan intensitas minyak cat dengan cara perlahan hingga lukisan terbentuk atau jadi.

Unsur-Unsur Seni Lukis

Dalam seni melukis terdapat 2 unsur seni melukis yaitu unsut visual dan unsur nonvisual.

Unsur visual antara lain yaitu: baris, ruang, bidang, dan warna.

Unsur nonvisual antara lain yaitu: Imajinasi, Pandangan hidup dan pengalaman, Konsep, Sikap estetik dan aritstik.

Aliran Gaya Lukisan

Sebuah lukisan mempunyai ciri khas ,tema, dan teknik. yang disebut aliran atau gaya. Dalam macam-macam pengungkapannya lukisan bisa dibedakan menjadi 3 yaitu: nonrepresentatif, representatif, deformatif.

  1. Representative

Merupakan perwujudan sebuah seni rupa menggunakan kadaan yang nyata pada kehidupan masyarakat sekitar dan gaya alam. Gaya seni rupa yang termasuk Representative yaitu:

  • Naturalisme
lukisan Naturalisme
lukisan Naturalisme

Yaitu sebuah aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan sekitarnya. sehingga perbandingan perspektif, tekstur, atau warna. gelap dan terang juga harus dibuat dengan seteliti mungkin.ini beberapa contoh Pelukis yang berlarian naturalisme antara lain yaitu Mas Pringadi, Wakidi, Claude, Basuki Abdullah, Abdullah Suryobroto, Rubens, Constabel, dan lain-lain.

  • Realisme
Lukisan Realisme
Lukisan Realisme

Yaitu sebuah aliran yang memangdang dunia tanpa sebuah ilusi, lukisan ini tidak menambah dan mengurangi dari objek yang asli. Penggambarannya sesuai kenyataan yang terjadi pada hidup kita, beberapa contoh pelukis yang beraliran realsime antara lain yaitu Tarmizi, Trubus, Wardoyo, dan Dullah.

  • Romantisme
lukisan Romantisme
lukisan Romantisme

Kalau yang ini adalah sebuah aliran sebuah seni rupa yang berifat imajiner. Aliran seni rupa ini melukiskan sebuah cerita yang romantis, peristiwa dahsyat atau sebuah kejadian yang sangat dramatis. Beberapa contoh Pelukis yang bergaya romantisme tersebut antara lain Fransisco Goya, Raden Saleh, dan Turner.

  1. Deformatif

Merupakan sebuah lukisan yang merubah bentuk sebuah lukisan dari bentuk aslinya. Sehingga menciptakan bentuk yang baru tetapi tidak meninggalkan bentuk asli karya tersebut. Aliran-aliran seni rupa lukis yang tergolong deformatif adalah:

  • Ekspresionisme
lukisan Ekspresionisme
lukisan Ekspresionisme

Yaitu merupakan aliran seni rupa lukis yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa seseorang yang dilukis dan seseorang yang spontan pada saat melihat obyek karyanya. Beberapa contoh pelukis yang menggunakan aliran seperti ini antara lain yaitu Vincent Van Gogh, Ernast Ludwig, dan Affandi.

  • Impresionisme
lukisan Impresionisme
lukisan Impresionisme

Yaitu sebuah aliran seni rupa lukis yang penggambarannya disesuaikan dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Beberapa contoh pelukis yang termasuk dalam aliran ini antara lain yaitu Claude Monet, Georges Seurat, Paul Gauguin, Paul Cezanne, dan S.Sudjojono.

  • Surialisme
lukisan Surialisme
lukisan Surialisme

Yaitu sebuah aliran seni rupa lukis yang kebanyakan hasil lukisannya menyerupai bentuk-bentuk yang sering ada di dalam mimpi, seorang pelukis berusaha mengabaikan bentuk-bentuk secara keseluruhan pada hasil lukisannya kemudian mengolahnya lagi sampai sedemikian rupa bagian tertentu dari obyek untuk menghasilkan suatu kesan tertentu tanpa harus dimengerti bentuk aslinya. Beberapa contoh pelukis yang berlarian ini antara lain yaitu Sudiardjo, Salvador Dali darl Andre Masson, dan Joan Miro.

  • Kubisme
lukisan Kubisme
lukisan Kubisme

Yaitu sebuah aliran seni rupa lukis yang bentuk penggambarannya berbentuk bidang segi empat atau yang didasari dengan bentuk kubus. Beberapa contoh pelukis yang beraliran ini antara lain yaitu Pablo Picasso, Gezanne, But Mochtar, Braque, Srihadi, Mochtar Apin, Robert Delaunay, dan Fajar Sidik.

  • Nonrepresentatif
Lukisan Nonrepresentatif
Lukisan Nonrepresentatif

Merupakan sebuah lukisan yang hasil lukisannya menghasilkan suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Bentuk dasar dari gaya yang satu ini sudah tidak membentuk wujud atau bisa dibilang lukisan yang sudah meninggalkan bentuk aslinya, dan prinsip dari hasil lukisan ini yaitu lebih menekankan pada unsur-unsur formal, struktur, unsur rupa dan prinsip estetik.

Alat dan Bahan Yang Digunakan Untuk Melukis

Alat-alat yang digunakan untuk kalian melukis antara lain:

  • Kuas lukis ukuran sesuai kebutuhan kalian
  • Palet
  • Alat untuk pembersih kuas
  • Pisau palet
  • Easel (penjepit untuk kanvas)

Bahan-bahan yang digunakan untuk kalian melukis antara lain:

Cat atau tinta yang biasanya digunakan dalam melukis antara lain: Cat air, cat poster, cat minyak, cat tekstil, cat akrilik, dan tinta bak. Selain menggunakan cat atau tinta, kalian juga bisa menggunakan pensil warna ataupun crayon.

Media yang digunakan untuk kalian melukis , media yang digunakan untuk melukis diantaranya kertas, kanvas, dan dinding atau kalian bisa gunakan media yang lainnya.

Dalam membuat karya seni lukis, para seniman pastinya menentukan tujuan pembuaatan sebuah karya. Tujuan yang dipilih oleh para seniman untuk membuat karya seni antara lain yaitu: tujuan simbolis, tujuan religious, tujuan estetis,  tujuan magis, tujuan komersial, dan tujuan ekspresi.

  • Tujuan religious

Tujuan religious menjadikanlukisan yang dibuat menjadi pengabdian yang ditujukan kepada tuhan, para dewa, atau nenek moyang.

  • Tujuan magis

Menjadikan sebuah lukisan yang dibuat untuk mendatangkan sihir. Lukisan ini bersifat primitife, tetapi para pelukis modern juga banyak melukis menggunakan tema ini agar hasil lukisannya menimbulkan pesan magis.

  • Tujuan simbolis

Menjadikan suatu lukisan untuk melambangkan suatu cita-cita kehidupan pribadi atau berkelompok. Misalkan cita-cita berupa kebahagiaan, kekuatan, kedamaian, dan kehendak pisitif bagi kehidupan manusia.

  • Tujuan estetis

Menjadikan sebuah lukisa dengan semata-mata mengutamakan rasa keindahan saja sehingga lukisan dapat dinikmati sebagai dekorasi.

  • Tujuan komersial

Menjadikan suatu lukisan menjadi sebuah lukisan yang mengutamakan selera pembelinya.

  • Tujuan ekspresi

Menjadikan suatu lukisan yang lukisan tersebut mengekspresikan perasaannya sendiri tanpa melihat unsur-unsur yang lain.

Demikian artikel tentang pengertian lukisan. Terima kasih sudah membaca artikel ini. Semoga dengan artikel tentang pengertian lukisan ini dapat bermanfaat untuk kalian dan menambah pengetahuan tentang lukisan.