Akibat Pemanasan Global bagi Kehidupan

Posted on
pemanasan global
pemanasan global

Bumi adalah planet yang sangat sempurna bagi makhluk hidup seperti manusia, tumbuhan dan binatang dan hewan jika dibandingkan dengan planet yang lainnya. Bumi memiliki berbagai macam sumber daya alam yang bisa digunakan oleh makhluk hidup seperti sinar matahari, ai, udara yang melimpah ruah yang digunakan untuk bernafas.

 Kondisi yang ada di bumi serta semua sumber daya alam yang ada di dalamnya akan membuat makhluk hidup tidak sulit untuk makhluk hidup memenuhi kebutuhannya. Namun, kondisi  di bumi perlahan-lahan mulai berubah seiring dengan kemajuan zaman. Kemajuan teknologi menjadi penyebab manusia semakin mudah dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Tetapi kemajuan teknologi juga yang mengakibatkan kondisi di bumi perlahan-lahan berubah. Suhu merupakan salah satu perubahan yang dialami oleh bumi. Suhu yang terdapat di bumi semakin lama semakin panas. Kenaikan suhu rata-rata yang dialami bumi ini disebut sebagai peristiwa Pemanasan Global. Berikut ini saya akan membahas tentang pemanasan global, yaitu mengenai akibat atau dampak dari adanya pemanasan global.

Akibat Pemanasan Global

Sudah menjadi peristiwa yang biasa bahwasanya pemanasan global merupakan salah satu kondisi yang sangat buruk bagi bumi. Sekarang ini, pemanasan global menjadi ancaman yang sangat serius bagi bumi dan juga bagi makhluk hidup yang ada di dalamnya. Pemanasan global termasuk salah satu jenis bencana alam dikarenakan pemanasan global merupakan kondisi yang sangat buruk.

Pemanasan global dapat menimbulkan berbagai macam akibat atau dampak. Hampir semua dampak yang ditimbulkan pemanasan global merupakan dampak yang bersifat negatif ataupun merusak. Dampak atau akibat yang ditimbulkan oleh pemanasan global ini banyak  sekali yang bersifat negatif yang bisa dirasakan oleh bumi, manusia baik yang disadari maupun yang tidak disadari.

Bahkan makhluk hidup lainnya yang ada di bumi juga ikut merasakan akibat pemanasan global. Berikut ini beberapa akibat atau dampak yang bisa dirasakan akibat adanya pemanasan global, diantaranya :

1.       Mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan bumi

Akibat pemanasan global yang akan kita bahas pertama kali adalah mencairnya es di kutub utara dan kutub selatan bumi. Kutub utara dan kutub selatan bumi adalah wilayah yang berupa es. Es yang berada di daerah kutub volumenya lebih besar jika dibandingkan dengan daerah yang bukan kutub bumi. Pemanasan global adalah peristiwa naiknya suhu rata-rata di bumi.

Kenaikan suhu ini akan mengakibatkan mencairnya es yang ada di wilayah kutub bumi, termasuk juga es-es yang ada di bumi. hal tersebut tentu saja akan menyebabkan berkurangnya volume es yang ada di bumi. Akibat yang akan terjadi selanjutnya adalah penguapan air yang lebih banyak dan suhu yang ada di daerah kutub bumi menjadi lebih hangat.

2.       Naiknya permukaan air laut

Pemanasan global akan mengakibatkan suhu rata-rata yang ada di bumi menjadi naik atau meningkat. Memang peningkatan suhu ini tidak terjadi secara langsung atau drastis, bisa juga dikatakan terjadi secara berangsur-angsur. Walaupun demikian peningkatan suhu rata-rata di bumi ini dapat mengakibatkan perubahan pada kondisi global pada bumi.

Kenaikan suhu rata-rata yang terjadi di bumi ini juga tidak lepas dari suhu atmosfer bumi yang juga ikut meningkat. Kenaikan suhu rata-rata bumi dan atmosfer bumi ini akan mengakibatkan es yang berada di kutub mencair, baik yang ada di kutub utara maupun kutub selatan bumi. volume air laut pun akan bertambah akibat dari mencairnya gunung es atau bongkahan es yang ada di kutub.

Hal tersebut dikarenakan es yang mencair akan larut ke dalam lautan dan akan menambah volume air laut. Pada saat volume air laut meningkat atau bertambah, maka permukaan air laut pun akan naik. Kasus peningkatan permukaan air laut sendiri pada abad 20 telah mencapai 10 sampai 25 cm. Kemudian lembaga IPCC memperkirakan, permukaan air laut hingga abad 21 akan mencapai 88 cm.

  3. Banyak daratan yang tenggelam

Akibat yang akan terjadi selanjutnya adalah tenggelamnya daratan yang ada di dalam bumi. Terutama pulau-pulau kecil dan juga daratan yang terdapat di pesisir pantai akan menjadi yang sasaran pertama tenggelamnya daratan. Hal tersebut tidak lepas dari dua dampak yang sudah dibahas sebelumnya, yaitu mencairnya es di daerah kutub dan juga meningkatnya permukaan air laut.

Es yang mencair di daerah kutub yang berakibat pada bertambahnya volume air laut dan mengakibatkan permukaan air laut naik akan menggeser garis permukaan pantai naik dan mengecilkan wilayah daratan yang terbebas dari air. Akhirnya, banyak pulau-pulau kecil yang tenggelam ataupun permukaannya yang tertutup oleh air dan juga garis pantai naik.

Garis pantai yang naik ini akan mengakibatkan daratan di suatu area atau wilayah menjadi lebih sempit dari yang sebelumnya.

4.       Menipisnya lapisan ozon

Pemanasan global juga menyebabkan menipisnya lapisan ozon yang menyelimuti bumi. lapisan ozon merupakan lapisan yang sangat penting keberadaanya bagi bumi karena lapisan ini melindungi bumi dari beerbagai ancaman buruk, seperti menyaring sinar ultraviolet yang akan terkena permukaan bumi sehingga tidak secara langsung menyinari permukaan bumi dan mengakibatkan berbagai macam penyakit.

Suhu rata-rata bumi yang naik akibat dari pemanasan global ini akan mengakibatkan menipisnya lapisan ozon bahkan berlubang. Jika lapisan ozon berlubang, maka berbagai ancaman yang dapat membahayakan akan masuk ke dalam bumi. Dengan demikian, berarti lapisan ozon tidak dapat menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Dan pada saat lapisan ozon tidak berfungsi, maka bumi akan mengalami hal yang membahayakan akibat dari menipisnya lapisan ozon tersebut.

5.       Terjadinya pergantian musim yang tidak teratur

Pemanasan global mengakibatkan suhu rata-rata bumi menjadi naik. Naiknya suhu rata-rata yang ada di bumi ini bukan hanya menyebabkan bumi menjadi terasa panas, tapi juga dapat mengakibatkan banyak makhluk hidup yang mati bahkan bisa menyebabkan pergantian musim yang tidak stabil. Pergantian musim yang tidak stabil atau tidak menentu ini dapat membuat musim yang sebelumnya menjadi sulit untuk diperkirakan pergantiannya.

Kadang-kadang satu musim bisa lebih lama terjadi dari musim yang lainnya. Seperti di Indonesia, musim kemarau dan musim hujan pada dasarnya berlangsung masing-masing selama 6 bulan. Waktu terjadinya musim ini juga sangat teratur, yaitu musim kemarau dari bulan Oktober sampai April dan musim hujan dari bulan November sampai maret.

Namun karena adanya pemanasan global ini terkadang membuat musim-musim tersebut menjadi sulit diperkirakan kapan terjadinya dan terjadinya pun menjadi tidak teratur. Dan karena hal tersebut, terkadang musim kemarau terjadi terlalu lama dari biasanya dan hujan turun di bulan-bulan yang biasanya terjadi musim kemarau.

Hal tersebut akan membuat berbagai dampak buruk bagi manusia dan makhluk hidup yang lainnya, seperti bencana kekeringan.

6.       Terjadinya ketidakstabilan iklim

Iklim yang ada menjadi sulit diprediksi dan juga tidak stabil akibat adanya pemanasan global. Iklim seperti ini sangat sulit untuk diperkirakan dan tidak seperti kondisi iklim seperti biasanya. Kondisi di kutub utara bumi menjadi lebih panas dan hal tersebut mengakibatkan salju yang ada daerah kutub bumi mencair.

Pemanasan global juga mengakibatkan wilayah yang dekat dengan kutub yang biasanya mengalami hujan salju ringan sekarang menjadi tidak mengalami hujan salju ringan lagi. Hal tersebut dikarenakan lapisan ozon yang ada di kutub utara memiliki lubang yang lebih besar jika dibandingkan dengan kondisi lapisan ozon di kutub selatan bumi.

Karena iklim yang lebih mengarah pada peningkatan suhu dan ketidakstabilan iklim, menyebabkan suhu musim dingin meningkat jika dibandingkan dengan musim dingin yang sebelumnya terjadi. Hal tersebut akan mengakibatkan penguapan air menjadi lebih besar dan mengakibatkan banyak area yang mengalami kekeringan yang lebih lama.

7.       Produksi pertanian menurun

Menurunnya produksi pertanian masyarakat juga merupakan dampak lain yang akan dirasakan akibat adanya pemanasan global. Hal tersebut juga terjadi karena akibat pemanasan global yang memebuat iklim menjadi tidak stabil. Karena iklim yang tidak stabil ini akan menyebabkan lamanya musim kemarau dan musim hujan menjadi sulit di perkirakan.

Hasil produksi pertanian tergantung pada lama tidaknya curah hujan. Sebagai contoh di Kanada, iklim yang tidak stabil membuat musim hujan di Kanada lebih lama dari biasanya sehingga produksi pertanian akan melimpah sebab masa tanam yang lebih lama. Sebaliknya di negara Afrika, masa kekeringan akan terjadi dan musim tanam menjadi lebih pendek.

sehingga hal tersebut akan berakibat pada produksi pertanian yang menurun. Peningkatan suhu secraa global ini mengakibatkan produksi pertanian menurun hingga 4% setiap kali musim panen.

8.       Terjadinya perubahan pola hidup hewan dan juga tumbuhan

Wilayah yang mengalami peningkatan suhu rata-rata terutama di wilayah utara akan mengakibatkan banyak hewan bermigrasi ke tempat yang lebih dingin seperti di daerah selatan. Sehingga hal tersebut berakibat pada wilayah yang memiliki suhu yang lebih dingin akan terdapat banyak hewan. Hal tersebut juga terjadi pada tumbuhan. Karena suhu di tempat lama telah memanas, banyak tanaman yang mati.

Dan karena itu, banyak tanaman yang mulai tumbuh di tempat-tempat baru yang bersuhu lebih dingin. Peningkatan suhu juga membuat banyak tumbuhan dan rerumputan yang bermanfaat sebagai produsen mati sehingga makanan alami yang ada pun juga akan berkurang.

9.       Menimbulkan banyak penyakit bagi manusia

Banyak penyakit yang dapat berakibat dari adanya pemanasan global. Penyakit yang dapat ditimbulkan yaitu gangguan kardiovaskular, stress hingga stroke. Selain penyakit yang timbul dari virus-virus yang dapat menyerang syaraf-syaraf dalam tubuh, ada banyak penyakit yang dapat dimunculkan oleh berbagai macam binatang.

Seperti demam berdarah dan juga malaria yang terjadi akibat serangga berjenis nyamuk. Hewan ini dapat berkembang biak  dengan cepat seiring dengan peningkatan suhu di bumi. Dan karena itu, pemanasan global akan mengakibatkan perkembangan penyakit jenis ini akan menyebar luas.