hamil minggu pertama
hamil minggu pertama

Hamil Minggu Pertama Wajib Anda Perhatikan!

Posted on

Kebanyakan dari para wanita, terutama bagi mereka yang sedang tidak merencanakan kehamilan, satu minggu yang berlalu tanpa mereka sadari bahwa mereka sedang hamil. Bahkan di minggu ke 2 nya mungkin tidak terdekteksi. Banyak siklus bulanan wanita yang bervariasi, sehingga kebanyakan dari wanita beranggapan bahwa ketika siklus menstruasi bulanan mereka terlambat, mereka hanya berfikir hanya saja terlambat.

Bagi para wanita di minggu pertamanya sedang hamil, kehamilan di minggu pertama itulah tidak ada gejala dan kejelasan tentang kehamilan tersebut. Dalam kehamilan ter sebut biasanya ada tanda-tanda seperti kelelahan, kehilangan minat pada hal-hal, perubahan pada suasana hati, dan kebutuhan konstan untuk buang air kecil. Namun, kebanyakan dari para wanita mengaitkan gejala ini adalah PMS daripada mengasumsikan mereka hamil.

Siklus menstruasi berlangsung selama kurang lebih 28 hari. Meski bisa saja sesingkat 24 hari atau selama 35 hari. Dimulai di saat telur meninggalkan ovarium dan bergerak ke tuba falopa. Di mana ia bertemu dengan sperma dan dibuahi. Nah, dari situlah sel telur yang dibuahi melewati tuba falopi dan masuk ke dalam Rahim, tempat implantasi terjadi.

Beberapa orang beranggapan bahwa seorang wanita tidak hamil di saat masih minggu pertamanya. Karena pembuahan berlangsung selama minggu kedua. Inilah alasan yang paling utama mengapa begitu banyak kehamilan yang tidak terdeteksi di saat minggu pertamanya.

Bagi para wanita yang sedang hamil, mereka akan mengalami gejala-gejala kehamilan, antara lain :

  1. Payudara Membengkak

Payudara Anda memberikan salah satu gejala pertama kehamilan. Di saat awal dua minggu setelah pembuahan, perubahan hormonal dapat membuat payudara Anda terasa lebih empuk, nyeri atau sakit. Atau payudara Anda terasa lebih berat dan lebih kenyang.

  1. Merasa Lelah

Kelelahan yang tinggi juga termasuk dari gejala awal kehamilan. Selama di awal kehamilan, kadar hormon progesterone melambung. Dalam dosis yang lumayan tinggi, progesterone dapat membuat Anda tertidur. Di saat yang sama dapat menurunkan kadar gula darah, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan energi selama kehamilan.

  1. Sedikit Pendarahan atau Kram

Sejumlah kecil bercak atau pendarahan vagina merupakan salah satu gejala di awal kehamilan. Hal ini dikenal dengan sebagai pendarahan implatansi. Hal itu terjadi ketika sel telur yang di buahi menempel pada lapisan Rahim sekitar 10 sampai 14 hari setelah pembuahan. Bercak merah yang dikeluarkan ini berbeda dengan bercak menstruasi karena warnanya yang merah muda dan sangat bersih. Bercak merah adalah tanda dari terjadinya pembuahan dari sperma dan ovum. Di saat embrio berhasil untuk melekat pada Rahim, maka darah ringan akan keluar seperti darah menstruasi. Beberapa dari wanita mendapat tanda ini, mereka mengira bahwa ini adalah menstruasi yang seperti biasanya. Namun terkadang, ada wanita yang sedang hamil juga tidak mendapat tanda ini.

  1. Daerah Areola Menjadi Gelap

Beberapa wanita yang sedang hamil di minggu pertamanya, mereka akan merasakan tanda seperti daerah areola menjadi lebih gelap. Areola adalah daerah luar yang berada di sekitar puting payudara. Tanda ini dipengaruhi oleh perubahan hormon tubuh ketika payudara bersiap untuk menghasilkan ASI kepada calon bayi. Perubahan warna dari areola dapat memudahkan di saat ibu menyusui sambil tiduran ketika bayi telah lahir. Perubahan ini biasanya terjadi pada beberapa minggu setelah kehamilan. Tanda ini biasanya muncul pada tahap awal kehamilan atau pada masa pertengahan.

  1. Mual dan Muntah

Banyak dari para wanita tiba-tiba merasa mual dan muntah ketika naik mobil pada tahap minggu pertama kehamilan. Selain itu mual dan muntah juga dapat disebabkan karena merasa tubuhnya yang sangat sensitive. Mual dan muntah termasuk efek yang sangat umum pada kehamilan pertama. Hal ini adalah tanda yang berbeda dengan gejala penyakit maag karena terdapat perbedaan mual hamil atau maag. Meski ada beberapa dari wanita hamil tidak merasakan mual di saat hamil.

Perubahan hormon dalam tubuh wanita menjadi salah satu penyebab wanita hamil sering mual dan muntah pada awal kehamilannya. Jika merasakan mual dan muntah yang berlebihan, bisa menyebabkan tubuh semakin lemah dan ibu hamil membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Semua tahap akan ini akan hilang setelah kehamilan masuk pada trisemester kedua. Bagi Anda yang tidak merasakan mual dan tanpa ngidam, Anda lah wanita yang sangat beruntung!

  1. Sembelit

Sembelit atau dikatakan dengan susah BAB terjadi di saat minggu pertama kehamilan. Tekanan hormon dalam tubuh dapat menyebabkan usus mengalami perubahan. Perubahan yang satu ini membuat usus bekerja lebih lambat sehingga ibu hamil akan merasakan sembelit. Bayak dari ibu hamil merasakan sembelit pada tahap awal. Namun sama sekali tidak merasakan bahwa hal ini adalah tanda dari kehamilan. Jika merasakan sembelit akan terus memburuk maka ibu dapat mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung serat. Makanan yang mengandung serat dapat membantu gerakan usus walau terjadi perubahan hormon dalam tubuh. Tapi para wanita juga harus berhati-hati, sebab sembelit juga bisa menjadi gejala endometriosis, endometriosis adalah penyakit yang umum pada sistem reproduksi wanita.

  1. Indra Penciuman Menjadi Sensitif

Kehamilan pada minggu pertama dapat meningkatkan sensitifitas indra penciuman. Hal ini adalah salah satu sifat yang tidak pernah diduga oleh ibu hamil. Ketika Anda mencium aroma yang kuat seperti bau ikan goreng yang sedang dimasak, bau busuk dari udara, atau bau parfum, maka hidung Anda akan terasa sangat sensitif. Mencium aroma yang sensitif dapat menyebabkan ibu hamil akan terasa mual, muntah, sakit kepala bahkan tubuh akan terasa sangat lemah. Namun hal ini tidak semua ibu hamil merasakannya. Ibu hamil yang merasakan mual berlebihan juga sedang mengalami kondisi yang buruk.

  1. Ingin makan berlebihan

Bagi Anda yang sedang masuk minggu pertama kehamilan, Anda juga akan merasakan keinginan makan yang ebrlebih. Bahkan pada beberapa jenis makanan yang di inginkannya merupakan efek dari rasa ngidam. Keinginan untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak berbeda dengan nafsu makan meningkat pada hari biasanya. Sebab pada beberapa jenis makanan yang di inginkan adalah makanan yang kurang disukai pada hari lainnya.

Pertanda ini juga sering tidak muncul pada ibu hamil. Sehingga tidak bisa dijadikan pertanda yang pasti kehamilan pada minggu pertama.  Namun  jika Anda memang benar-benar hamil, maka jauhilah kebiasaan buruk saat hamil. Hal ini untuk mencegah bahaya obesitas bagi ibu hamil.

  1. Sering Marah

Emosi yang tidak stabil di saat minggu pertama akan lebih sering marah. Hal ini di sebabkan karena ibu hamil mengalami perubahan kondisi tubuh, fisik, dan hormon dalam tubuhnya. Emosi yang meningkat dapat membuat ibu hamil menjadi lebih sensitif sehingga dia akan merasa sering marah.

Perubahan hormon dalam tubuh sang ibu hamil, salah satu penyebab ibu hamil pada minggu pertama menjadi sangat peka terhadap emosi. Jika Anda mengalami hal yang satu ini dan lain dari yang biasanya, maka bisa menjadi pertanda awal kehamilan. Namun perlu di ingat, terlalu sering marah saat hamil dapat meningkatkan resiko bahaya sering emosi saat hamil.

  1. Tekanan Darah Menurun

Tanda kehamilan di minggu pertamanya juga bisa terkena gejala aneh, seperti tiba-tiba menajdi sangat lemah atau bahkan tiba-tiba pingsan. Kondisi hal ini disebabkan karena tekanan darah menurun secara drastic. Namun ada beberapa penyebab ibu hamil darah rendah yang harus diatasi dengan cepat.

Kondisi detak jantung yang menjadi lebih cepat dan membuat jantung memompa darah lebih cepat. Jika kondisi hal ini terjadi maka tekanan darah akan turun. Dan dapat membuat ibu hamil sering sakit kepala. Jika kondisi ibu hamil semakin berat dan kesehatan ibu hamil sedang turun, maka bisa saja ibu hamil akan pingsan. Hal ini termasuk bahaya darah rendah bagi ibu hamil yang sering ditandai dengan ibu hamil cepat mengantuk.

Inilah beberapa gejala pada awal kehamilan. Ada juga beberapa tips menjaga kehamilan di minggu pertama, simak ya :

  • Bertemu dokter
  • Waspada dengan obat
  • Memberi asupan nutrisi
  • Gaya hidup sehat
  • Memilih dokter dan rumah sakit
  • Melakukan tes kehamilan awal
  • Mengikuti jadwal pemeriksaan rutin
  • Olahraga tidur
  • Jangan stress

Bagi Anda yang sedang hamil pertama atau di awal kehamilan, Anda harus lebih menjaga kesehatan.

Selamat menikmati kehamilannya ya, Bun!

Sampai jumpa pada artikel selanjutnya, dadah..

Saran dan kritik dapat menghubungi kontak saya : -facebook : Intan Ayu Miranti, -instagram : @intan.a.m_25, -gmail : intanayumiranti272@gmail.com