Cara Pembuatan Pakan Ternak Sapi
Cara Pembuatan Pakan Ternak Sapi

Capek Harus Mencari Pakan Sapi Setiap Hari? Ini Dia Solusinya!

Posted on

Jika kalian ingin berternak sapi, namun kalian merasa capek kalau setiap harinya harus mengarit. Kami punya solusinya, yaitu dengan membuat pakan fermentasi. Cara membuat pakan sapi fermentasi sangat sederhana dan juga banyak manfaatnya. Dengan pakan fermentasi pengembala tidak perlu mencari rumput setiap hari.

Semua peternak pasti menginginkan hewan ternaknya sehat dan gemuk, agar produk yang dihasilkan berkualitas. Jika mengingikan hal yag seperti itu, kalian para peternak harus memprhatikan kandungan pakan harus sesuai dengan yang dibutuhkan sapi. Kalian dapat memberikan pakan dari sisa pertanian, seperti jerami padi, tebon tibu, pohon pisang, kuliit kacang dan juga lain sebagainya.

Cara Pembuatan Pakan Ternak Sapi
Cara Pembuatan Pakan Ternak Sapi

Kali ini kami akan memberikan beberapa cara untuk membuat pakan sapi fermentasi, yang bisa kalian praktekkan di rumah dalam berternak sapi.

Kulit Kacang Tanah.

Pada umumnya kulit kacang tanah tidak dimanfaatkan lagi dan akhirnya akan dibuang. Namun, sebenarnya kulit kacang tanah masih bisa dimanfaatkan untuk membuat pakan sapi fermentasi. Kulit kacag tanah mengandung 5,77% protein, dan 31,70% digestible nutriet, sehingga cocok untuk dijadikan pakan sapi fermentasi.

Cara Pembuatannya:

  1. Campur kulit kacang tanah dengan tongkol jagung kering yang sudah dipotong- potong.
  2. Tambahkan air gula merah, garam dapur, dan juga probiotik, lalu aduk sampai rata.
  3. Masukkan semua bahan tadi ke dalam karung goni dan diamkan selama 2 hari.
  4. Setelah 2 hari buka karung goninya dan keringkan pakannya dengan cara dijemur dan barulah pakan fermentasi bisa diberikan untuk ternak.
  5. Tepung Kembang Kol.
  6. Kembang kol mengandung protein sebanyak 25,18g/100g, dan juuga mengandung 3523kcal/kg energy metabolism yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh hewan ternak.

Gedebog Pisang.

Gedebog pisang banyak mengandung nutrisi yang bisa dibuat untuk penggemukan sapi limosin. Gedebog pisang mengandung bahan kering sebesar 87,7%, 25,12% abu, 14,3% lemak kasar, 29,40% serat kasar, asma amino, gula, pati, karbohidrat, vitamin B, asam nukleat, amine nitrat dan juga glikosida yang dibutuhkan sapi untuk pertumbuhan.

Cara pembuatannya:

  1. Potong gedebog pisang dan tambahkan gula dan SOC dan juga air 1 lilter.
  2. Campur cacahan gedebog dengan ampas tahu dan juga katul dalam sebuah wdah dan tamabahkan juga larutan SOC ke dalam pakan.
  3. Taburi garam dan aduk hingga semua tercampur rata.
  4. Masukkan pakan ke dalam drum plastic dan tutup rapat diamkan selama seharian dan berikan pakan pada sapi dipagi dan sore hari.

Kulit Kakao.

Kulit kakao mengandung 10% protein, hera mineral K dan hera mineral N, sejumlah asam organic, lemak dan juga serat. Kulit kakao bisa dijadikan pakan fermentasi untuk ternak sebanyak 15% dan mampu menambah berat badan sapi hingga 0,9 kg/ hari. Kulit kakao ini biasa digunakan untuk pakan fermentasi sapi potong.

Cara Pembuatannya:

  1. Potong kulit kakao lalu campur dengan EM4 dan masukkan ke dalam ember.
  2. Tutup ember dengan plastic dan diamkan selama 3- 5 hari.
  3. Saat sudah tercium bau harum seperti tape, pakan dijemur dan ditumbuk sampai halus, setelah itu pakan bisa diberikan pada sapi sebagai pakan berupa dedak.

Kulit Kopi.

Kulit kopi menagndung protein sebesar 8,49% yang sama dengan kandungan protein yang ada di dalam rumput. Sebelum difermentasikan kulit kopi banyak mengandung serat kasar yang suit dicerna oleh sapi. Namun, setelah difermentasikan kandungan energi dan protein akan meningkat dan juga akan menurunkan kandungan serat kasar sehingga mudah dicerna.

Cara Pembuataannya:

  1. Siapkan 100 kg kulit kopi.
  2. Campurkan dengan 10 kg kotoran ulat hongkong, 1 kg molases, 10 kg dedak, garam dan juga pupuk urea sebanyak 1 kg.
  3. Kemudian siram kulit kopi dengan cairan di atas.
  4. Masukkan pakan ke dalam tong plastik, kemudian tutup dan diamkan selama 3 minggu barulah pakan siap digunakan.

Tongkol Jagung.

Tongkol jagung banyak mengandung protein, yaitu sebesar 2, 94%, lignin 5,2% dan juga selulosa 30%. Tongkol jagung yang awalnya mengandung senyawa beracun dan nutrisi yang dimiliki pun rendah bisa diatasi dengan baik dengan cara fermentasi.

Cara Pembuatannya:

  1. Tongkol jagung dipootong- potong, lalu campur dengan tepung gaplek sebanyak 4% dari berat tongkol jagung dan capur juga molasses atau tetes tebu sebanyak 2% dari berat tongkol jagung.
  2. Aduk semua bahan di atas menjadi satu di dalam tong plastik, lalu tutp rapat dan diamkan selama 23 hari. Setelah itu, barulah pakan siap digunakan.

Jerami atau Tangkai Padi.

Jerami merupakan limbah pertanian yang biisa digunakan sebagai makanan alternatif. Dengan melewati berbagai teknologi fermentasi, jerami atau tangkai padi akan meningkatkan mutu gizi sapi, sehingga nantinya sapi bisa tumbuh dengan baik dan memiliki kualitas yang baik pula.

Itulah tadi beberapa cara untuk membuat pakan sapi fermentasi. Jadi, jika kalian memiliki ternak sapi, kalian tidak perlu sibuk mengarit setiap hari untuk mencari pakan sapi. Kalian bisa membuat pakan fermentasi, selain sederhana pakan ini juga bisa digunakanuntuk menghasilkan sapi yang gemuk dan berkualitas. Selamat mencoba!