budidaya buah naga
buah-naga

Budidaya Buah Naga yang Cepat Pertumbuhannya

Posted on

Budidaya buah naga – Buah naga merupakan termasuk jenis buah yang banyak digemari di Indonesia ini. Buah naga mempunyai  rasa asam manis yang sangat lezat. Buah naga ini juga mempunyai vitamin yang sangat baik bagi tubuh. Buah naga masuk dalam golongan tumbuhan kaktus. Buah naga ini berasal dari Amerika Tengah. Karena rasanya yang sangat manis buah ini jadi dikomsumsi oleh warga Vietnam dan Cina.

Pada  tahun 2000 buah naga ini baru populer di Indonesia. Di Indonesia buah naga ini hanya beredar 2 jenis yaitu hylocereus undatus  buahnya berwarna putih dan  hylocereus polyrhisus dengan buah berwarna merah. Di daerah iklim tropis sangat cocok untuk buah ini di budidayakan. Biasanya di budidayakan di ketinggian 0-300 meter dengan curah hujan 720 mm per tahun. Suhu yang ideal yaitu 26-36 derajat celcius.

Buah naga memiliki kandungan  gizi yang sangat baik bagi tubuh kita. Di dalam buah naga terdapat 20 gizi sangat penting bagi tubuh kita. Selain gizi buah ini juga memiliki kandungan mineral, nutrisi, dan vitamin yang pastinya sangat baik bagi tubuh kita.

Banyak dokter yang menyarankan untuk mengkomsumsi buah naga merah, selain segar buah ini juga sangat nikmat untuk dikomsumsi.  Dengan adanya kandungan yang ada di dalam buah naga maka mengkomsumsi buah naga secara teratur dan rutin akan memberikan efek yang baik bagi kesehatan tubuh kita. Selain dimakan buah naga juga biasanya digunakan  untuk masker wajah bahkan, buah naga biasanya digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan bahan kosmetik yang alami dan bebas bahan kimia.

Pada umumnya biasanya kulit buah naga jarang digunakan dan dibuang begitu saja tanpa diketahuinya ada manfaatnya. Kulit pada buah naga memiliki unsur senyawa pewarna alami yang sanat tinggi biasanya di sebut dengan Betasianin  betasianin memiliki zat pewarna alami yang dihasilkan oleh buah naga ynag terdapat di dalam kulit buah naga.  Biasanya kulit buah naga digunakan sebagai masker karna terdapat kandungan vitamin E yang sangat tinggi.

Petani biasanya membuang batangnya buah naga padahal, didalam batang buah naga itu terdapat kandungan kadar air yang tinggi. Batangnya bisa digunakan untuk sumber makanan untuk ternak hewan. Salah satu peneliti sudah meneliti bahwa batang buah naga efektif memberikan kesehatan pada hewan ternak, dan akan mempercepat perkembangan tubuh ternak.  Di Jawa Tengah  penduduk sudah banyak yang menggunakan batang buah naga ini sebagai campuran utama makanan ternaknya.

Buah naga tergolong tumbuhan jenis kaktus yang memiliki kadar air yang sangat tinggi. Karena batangnya yang mempunyai kadar air yang sangat tinggi membuat makanan ternak menjadi awet dan tahan lama dan tidak mudah layu dan selalu tetap segar. Bahkan bisa bertahan sampai berbulan bulan. Sangat berbeda sekali dengan rumput-rumput yang mudah layu dan mengering sebab kadar air yang sangat sedikit di dalamnya.

Selain yang diatas buah naga juga memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. Menurunkan berat badan.
  2. Sumber antioksida yang bagus untuk detoks.
  3. Mencegah kanker.
  4. Mencegah diabetes melitus.
  5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  6. Meniingkatkan nafsu makan.
  7. Batuk dan asma.
  8. Menunda penuaan dini.
  9. Serangan jantung.
  10. Tekanan darah tinggi.
  11. Baik untuk tulang dan darah.
  12. Menjaga kelembaban kulit.
  13. Baik untuk manula.
  14. Mencegah kelumpuhan otot.
  15. Meningkatkan ASI.
  16. Untuk mengatasi tenggorokan kering.
  17. Menjaga kulit agar tetap kering.
  18. Memperkuat gigi.
  19. Memperkuat tulang.
  20. Menjaga ion tubuh.
  21. Mencegah peradangan.
  22. Agar tidak mudah kram.
  23. Untuk meningkatkan stamina.
  24. Mengobati panas dalam.
  25. Mengobati sariawan.
  26. Menjaga kulit agar tetap kencang.
  27. Menjaga kelancaran peredaran darah.
  28. Bagus untuk membersihkan usus.
  29. Menjaga kesehatan syaraf.
  30. Mencegah kerapuhan tulang.
  31. Untuk pencernaan bayi diatas 1 tahun.
  32. Menjaga usus dari perkembangan bakteri.
Pohon-Buah-Naga
Pohon-Buah-Naga

Pada umumnya buah naga di budidaya dengan cara distek atau penyemaian biji.  Salah satu tips agar budidaya tanaman sukses adalah menggunakan bibit yang berkualitas. Tanaman buah naga bisa diperbanyak dengan cara vegetatif maupun genaratif.

Cara generatif cara perkembangannya melalui biji. Benihnya diambil dengan menggunakan cara mengeluarkan biji pilihan dari buah naga. Namun cara ini cukup sulit dilakukan hanya dilakukan oleh penangkar yang sudah ahli.

Perkembangan dengan cara vegetatif lebih banyak diigunakan oleh penduduk sebab caranya ynag sangat mudah.  Mengambil bibit buah naga bisa dilakukan dengan menggunakan cara stek pada batang tumbuhan yang sudah berbuah setidaknya 2-3 kali. Hal ini untuk memastikan budidaya buah naga yang akan cepat berbuah.

Pilihlah  batang tumbuhan  yang memiliki diameter minim 8 cm yang keras dan tua. Dan memiliki warna yang hijau, kelabu dan juga sehat. Semakin besar dan kuat batang tersebut akan semakin baik. Sebab batang tersebut menjadi batang utama buah naga.

Potonglah batang sepanjang 80-120 cm. Jangan dipotong semua sisakan sekitar 20% sedangkan yang 80% digunakan menjadi bibit tumbuhan. Potong calon bibit dengan  panjang 20-30cm. Pada bagian atas potong rata sedangkan ujung bawah potong mirip. Hal tersebut bertujuan agar akar tumbuhan bisa cepat tumbuh. Kemudian usahakan agar batang yang distek memiliki minimal tunas baru 4.

Diamkan dahulu batang yang distek sampai getahnya mengering. Tujuannya agar tidak cepat busuk saat ditanam. Sebaiknya stek yang akan ditanamkan sebaiknya dicelupkan dahulu kedalam fungsidia, guna untuk mengurangi resiko bibit diserang oleh jamur.

Untuk tempat menanamnya  bisa dilahan satu hektar memerlukan sekitar 6.000 – 10.000. jumlah tersebut dipengaruhi juga oleh bagaimana cara menanam buah naga dan jarak tanam yang digunakan. Kalau dengan menggunakan tiang dibutuhkan sekitar 6400 bibit dan 1600 tiang pada setiap tiangnya.

Untuk menompang batang tumbuhan agar tidak mudah roboh maka gunakanlah tiang panjat. Tiang panjat dibuat dari cor beton dan dibuat secara permanen. Bentunya berupa persegi panjang atau silinder dengan diameter 10 – 15 cm. Bisa juga dengan menggunakan batang kayu atau bambu yang sangat kuat untuk menompang tumbuhan ini.

Tinggi tiang yang digunkaan biasaya berukuran 2-2,5 cm sedangkan yang didalam tanah sedalam 50  cm. Hal ini bertujuan agar tiang tidak roboh dan berdiir kokoh menompang tumbuhan buah naga. Buatlah secara berbaris, jarak tiang satu dengan yang lain dalam satu baris 2,5 meter sedangkan jarak antar baris 3 meter. Disela sela barisan buatlah saluran drainase sedalam  25 cm.

Setelah mempelajari menanam buah naga maka langkah selanjutnya adalah menikmati hasilnya. Buah naga merupakan buah yang berusia sangat panjang. Siklus pertumbuhannya bisa mencapai 20 tahun. Dan buah naga bisa dipanen sekitar 10-12 bulan sejak bibit ditanam. Untuk satu tanaman bisa mencapai 1 kg buah naga. Sedangkan jika lahanny aseluas 1 hektar dengan jumlah 6400 tanaman maka akan menghasilkan 6-7 ton buah naga sekali panen.

Budidaya buah naga akan dikatakan berhasil atau sukses jika dalam satu tahun bisa mencapai  50 ton untuk setiap satu hektarnya.Buah yang sudah siap panen ciri cirinya kulit buahnya mulai berwarna merah mengkilap dan jumbai buah berwarna kemerahan sedangkan warna hijaunya hampir berkurang. Mahkota buahnya mengecil dan pangkal buahnya menguncup sedangkan buahnya membulat dengan memiliki berat 400-600 gram.