bendera merah putih
merah putih

Mari Kita Flashback Tentang Asal Usul Bendera Merah Putih

Posted on

Bendera Merah Putih – Bendera negara Republik Indonesia secara singkat di sebut Bendera Negara. Yaitu sang saka merah putih, merah putih, atau kadang di sebut sang  dwi warna. Bendera negara merah putih memiliki bentuk persegi panjang dengan ukuran lebar bendera yaitu 2 banding 3 dari ukuran panjangnya. Serta bagian atas yang berwarna merah dan pada bagian bawah yang berwarna putih memiliki panjang ukuran yang sama.

Tertulis dalam sejarah negara Indonesia, bahwa bendera merah putih pernah dikibarkan saat pertama kali yaitu pada tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang di saat masa perangnya melawan kekuasaan kerajaan Kertanegara dan Singosari pada tahun 1222-1292.

Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera merah putih pada tahun 1922 di negeri Belanda. Dan ditengah tengah bendera itu terdapat gambar kepala banteng  . Pada umumnya warna merah merupakan lambang keberanian, sedangkan warna putih merupakan lambang  kesucian.

Perhimpunan Indonesia mengeluarkan buku peringatan 1908-1923 guna untuk memperingati hidup perkumpulan itu di  benua Eropa selama 15 tahun. Kulit buku itu bergambarkan bendera merah putih kepala banteng. Tujuannya dalah untuk nama majalah yang diterbitkan.

Pada tahun 1927 muncullah Partai Nasional Indonesia (PNI) di kota Bandung, tujuannya Indonesia Merdeka. Pada tanggal 28 oktober 1928 merah putih berkibar untuk yang pertama kalinya sebagai bendera kebangsaan dalam konggres indonesia muda di jakarta.

Sejak saat itulah berkibarlah bendera kebangsaan merah putih di seluruh kepulauan Indonesia. Pada tanggal 18 agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)mengadakan sidang ynag pertama kali dan menetapkan undang undang dasar republik indonesia yang di kenal sebagai Undang Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

Partai persiapan kemerdekaan indonesiai dibentuk pada tanggal 9 agustus 1945. Dalam UUD 1945 di dalam Bab 1 pasal 1 ditetapkan bahwa Negara Indoesia adala Negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Sang merah putih merupakan bendera Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sang saka merah putih adalah julukan kehormatan terhadap bendera merah putih negara Indonesia. Pada awalnya sebutan ini ditujukan untuk bendera merah putih ynag dikibarkan pada tanggal 17 agustus di jalan Pegangsaan Timur 56, jakarta saat proklamasi sedang dilaksanakan.

Setelah itu pada umumnya bendera merah putih / sang saka merah putih ditujukan pada setiap bendera merah putih ynag dikibarkan didalam setiap upacara bendera.

Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri dari presiden soekarno di tahun 1944. Bendera itu berbahan katun jepang berukurang 276×200 cm. Sejak tahun 1946 sampai 1968 bendera tersebut hanya dikibarkan pada saat hari ulang tahun kemerdekaan RI saja. Sejak tahun 1969, bendera tersebut disimpan didalam istana Merdeka.

Bendera tersebut sempat sobek kedua ujungnya. Ujung ynag putih sebesar 12 x 42 cm sedangkan di ujung yang merah sebesar 15 x 47 cm.  Kemudian sobek kecil kecil sebab gigitan serangga dan jamur. Dan ada noda berwarna kecoklatan, hitam, dan juga putih. Lipatan lipatan itu sobek dan warna yang ada disekitarnya memudar karena terlalu lama dilipat.

Sejak tahun 1969 yang dikibarkan pada hari ulang tahun kemerdekan RI meruapakan duplikatnya yang terbuat dari sutra. Tetapi bendera pusaka turut hadir di dalam upacara peringatan ulang tahun itu tetapi hanya menyaksikannya saja dari dalam kotak penyimpanan.

Makna bendera merah putih

Warna Merah mempuyai arti berani,warna  putih mempunyai arti suci. Merah melambangkan tubun utama dalam masakan indonesia terutama masakan di pulau jawa. Sejak dulu warna merah putih ini digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi ynag sudah beumur 4 bulan didalam rahim yang berupa bubur yang diberi warna merah sebagiannya oleh orang jawa.

Penduduk peduduk jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir. Dan unsur putih sebagai lambang ayah.

Merah berlambangkan raga manusia sedangkan putih berlambangkan jiwa manusia. Keduanya  akan selalu saling melengkapi satu sama lain  dan menyempurnakan jiwa dan raga manusia untuk membangun indonesia. Berdasarkan sejarah, sejak dulu keduanya (merah dan putih)  mengandung makna yang suci.

Bendera merah putih pun sudah mempunyai aturan yang sudah diatur didalam UUD 945 pasal 35. Warna bendera tidak luntur dan dengan ketentuan ukuran:

  1. Untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan 200 X 300 cm.
  2. Untuk penggunaan di lapangan umum 120 X 180 cm.
  3. Untuk penggunaan di ruangan 100 X 150 cm.
  4. Untuk penggunaan di mobil presiden dan wakil presiden 36 X 54 cm.
  5. Untuk penggunaan di kendaraan umum 20 X 30 cm.
  6. Untuk penggunaan di kereta api dan kapal 100 X 150 cm.
  7. Untuk penggunaan di pesawat udara 30 X 45 cm.
  8. Untuk penggunaan di meja 10 X 15 cm.
  9. Untuk penggunaan di mobil pejabat negara 30 X 45 cm.
  10. Untuk penggunaan di seragam sekolah 3 X 5 cm.

Pengibaran bendera merah putih  dilakukan pada waktu antara matahari terbit dan terbenam. Kalau dalam keadaan tertentu dapat dilakukan pada malam hari. Bendera merah putih harus dikibarkan  pada saat peringatan hari kemerdekaan republik indonesia, yaitu 17 agustus  oleh seluruh warga negara kesatuan republik indonesia.

Bendera negara / bendera merah putih  wajib dikibarkan setiap hari di:

  • Istana Presiden dan Wakil Presiden.
  • Gedung atau kantor lembaga negara.
  • Gedung atau kantor lembaga pemerintah.
  • Gedung atau kantor lembaga pemerintah nonkementerian.
  • Gedung atau kantor lembaga pemerintah daerah.
  • Gedung atau kantor dewan perwakilan rakyat daerah.
  • Gedung atau kantor perwakilan Republik Indonesia yang ada di luar negeri.
  • Rumah jabatan pemimpinan lembaga pemerintah nonkementrian
  • Rumah jabatan menteri.
  • Gedung atau halaman di satuan pendidikan
  • Gedung atau kantor swasta.
  • Rumah jabatan pemimpin lembaga negara.
  • Taman makam pahlawan.
  • Gedung atau kantor jabatan lain.
  • Pos perbatasan dan pulau pulau terluar di wilayah negara kesatuan republik indonesia.
  • Lingkungan tentara nasional indonesia dan kepolisian republik indonesia.
  • Rumah jabatan gubernur, bupati, walikota, dan camat.

Bendera negara sebagai penutup peti atau usungan jenazah dapat dipasangkan pada peti atau usungan jenazah presiden atau wakil presiden, mantan presiden atau  mantan wakil presiden, anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat mentri, kepala daerah, kepala perwakilan diplomatik, anggota kepolisian republik indonesia, anggota tentara.

Setiap orang dilarang :

  1. Merusak, menginjak, membakar, melakukan perbuatan lain misalkan menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan bendera negara.
  2. Memakai bendera negara untuk reklame atau iklan komersial.
  3. Mengibarkan bendera merah putih yang rusak, sobek, luntur, kusam, atau kusut.
  4. Memakai bendera negara guna untuk langit langit, pembungkus barang, tutup barang, atap, dan lain sebagainya yang dapat menurunkan nilai tinggi dan kehormatan Bendera Negara.

Bendera negara / bendera merah putih juga dikibarkan pada waktu peringatan hari hari besar nasional atau peristiwa lain, yaitu sebagai berikut:

  1. Hari pendidikan nasional yaitu tanggal 2 mei.
  2. Hari kebangkitan nasional yaitu tanggal 20 mei.
  3. Hari pahlawan yaitu tanggal 10 november.
  4. Hari sumpah pemuda yaitu tanggal 28 oktober.
  5. Hari kesaktian pancasila yaitu tanggal 01 oktober.
  6. Peristiwa yang lain mkasudnya peristiwa besar atau kejadian luar biasa yang dialami oleh bangsa indonesia, misalkan saja pada kunjungan presiden maupun wakil presiden ke daerah dan pada perayaan dirgahayu daerah.
bendera setengah berkibar
bendera setengah berkibar

Biasanya bendera merah putih juga dikibarkan setengah saja pada peristiwa peristiwa tertentu yaitu:Setelah tsunami dan gempa bumi samudra hindia, setelah kematian mantan presiden, pada hari berkabung nasional lainnya, pada masa presiden soeharto, mengenang peristiwa gerakan 30 september 1965/ Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI).

Bendera Negara kita (Bendera Merah Putih) banyak mempunyai kesamaan pada warnanya, yaitu pada Bendera Monako, Bendera Singapura, Bendera Polandia.