7 Bahasa Tubuh yang Wajib Kamu Kenali Ketika Orang Sedang Berbohong!

Posted on
gambar orang berbohong
gambar orang berbohong

Berbohong, pasti kamu sering sekali mendengar ucapan itu dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam  kehidupan sering terjadi masalah konflik, baik antar teman,keluarga,sahabat ataupun terjadi dalam hal bisnis. Biasanya salah satu konflik agar tidak terjadi masalah yang lebih besar atau membuat orang menjadi kecewa adalah dengan melakukan kebohongan.

Tindakan kebohongan atau berbohong adalah suatu cara agar seseorang dapat menutupi dirinya dari kesalahan atau tidak terjebak dalam kesalahan, bahkan cara tersebut agar orang tidak mengetahui perbuatan yang sebenarnya. Berbohong memang merupakan hal yang mudah untuk dilakukan bagi siapa saja yang ingin, namun berbohong adalah salah satu sifat sangat tercela, di dalam agama pun berbohong tidak diajarkan, bahkan ada ancamannya. Tapi, semakin bertambahnya tahun akhlak seseorang pun semakin memudar kini kebohongan,kejahatan dsb sudah merjalela. Etika,norma-norma sudah tidak dihiraukan lagi. Bagaimana dengan keadaan bangsa? Sebenarnya semua hal itu terjadi dimulai dengan melakukan hal-hal kecil, sifat buruk dari yang terkecil hingga akhirnya akan berdampak besar. Tapi, bagi kamu yang sering menjadi korban kebohongan teman,ataupun orang lain. Supaya lebih berhati-hati dengan sikap mereka, jangan mudah percaya.

Nah, disini saya akan memberikan artikel tentang 7 bahasa tubuh ciri-ciri orang berbohong. Dengan begitu, kurang lebihnya kamu akan mengetahui cirir-ciri bahwa orang tersebut sedang berbohong atau tidak, agar kamu tidak menjadi korbannya lagi. Berikut ini!

tanda orang berbohong
tanda orang berbohong
  1. Melalui gerakan mata

Mata merupakan hal segalanya yang dirasakan oleh makhluk hidup bahkan manusia, dengan melalui mata kita bisa melihat kehidupan dunia. Banyak ekspresi mata yang variatif hanya dilakukan oleh manusia. Ada juga ungkapan yang mengatakan bahwa “Mata adalah jendela jiwa” dengan melalui mata kita juga dapat menceritakan segalanya. Hal ini juga dialami pada seseorang yang sedang berbohong banyak hal yang mereka lakukan, bahkan otak pun bekerja keras menyembunyikan kebenaran. Tapi, kita dapat melihat reaksi gerak-gerik mata mereka, karena mata tidak bisa berbohong.

Mata yang sedang berbohong pasti akan menghindari lawan bicara dengan melihat arah lain seperti ke kanan, ke atas, ke bawah dll, dan terpenting mereka biasanya berkedip lebih sering layaknya orang normal.

  1. Perubahan pada nada suara

Sebenarnya perubahan nada suara bukan hal yang mutlak, namun biasanya orang yang berbohong, ketika berbicara intonasi suara akan berubah, suaranya menjadi tidak lancar, terlihat gugup dan perkataannya kurang jelas sehingga diulang-ulang, dan mereka melakukan pengulangan ucapan itu berusaha untuk meyakinkanlawan bicara bahwa perkataan yang mereka ucapkan itu benar. Padahal kemungkinan besar semua itu adalah kebohongan.

  1. Banyak jeda ketika berbicara

Selain itu, kita bisa melihat orang tersebut berbohong atau tidak dengan melihat ucapan mereka. Berbohong akan mengirim proses kompleks pada tubuh dan otak kamu. Orang berbohong akan banyak jeda, dan jedanya panjang. Mereka pun bertanya secara desensif contohnya “Kenapa bertanya hal itu?”. Namun, orang jujur pasti akan menjawab langsung dan secara terbuka.

  1. Memberi penjelasan yang panjang

Hal lain yang perlu kamu ketahui ketika seseorang sedang berbohong adalah memberi penjelasan secara panjang.

Orang yang berbohong, terkadang memperhatikan lawan bicara dan memberi banyak penjelasan untuk menutupi diri dari kebenaran dan berusaha lawan bicara itu akan terhasup dengan ucapan kebohongannya itu, hasilnya orang yang berbohong juga akan jarang berkedip.

  1. Berupaya memalingkan wajah

Orang yang sedang berbohong biasanya dia kaan berusaha untuk tidak melihat wajah dengan lawan bicara. Karena orang yang sedang berbohong mengalami tekanan dari dalam tubuh sehingga menyembunyikan wajahnya dan berujung pada gestur yaitu dengan menutup mulut atau menyentuh hidung ketika bicara ataupun sesudahnya. Namun, hal ini perlu kamu ketahui karena ini terjadi tidak hanya untuk orang berbohong saja, biasanya yang tidak menatap pada lawan bicara karena dia tidak percaya diri,pemalu atau dalam budaya Jawa jika berbicara dengan yang lebih tua tidak sering menatap wajahnya dan budaya ini pun lebih sopan. Makapen gecualian untuk bahasa tubuh nomor 3 ini.

  1. Gerakan tubuh terlihat gelisah dan pengaruh helaan nafas

Ada beberapa gerakan tertentu memungkinkan orang tersebut berbohong, tetapi kamu jangan hanya melihat satu sisi saja. Namun, biasanya orang yang menutupi kebenaran dirinya akan membuat respon banyak orang, sehingga mekanisme tubuh untuk melawan menjadi aktif. Bahkan reaksi kimia tertentu pun dipercaya dapat menyebabkan wajah seseorang gatal saat berbohong. Biasanya cenderung menyentuh wajah.

Ciri-ciri yang dapat kamu kenali biasanya mulut mengering,berkeringat,detak jantung bergerak lebih cepat dan helaan nafas cenderung lebih pendek.

  1. Senyum yang hanya dibuat-buat

Senyum banyak sekali yang dapat kita lihat dari mimic wajah seseorang, ada yang senyum sebenarnya dengan tulus yaitu senyum akan tertarik dari kulit disekitar mata kemudian akan bergerombol dan berkerut. Senyum palsu hanya ada di mulut.

Senyum sinis yaitu merendahkan satu sudut bibir yang melengkung ke atas. Namun jika pembohong, senyum miring akan menandakan kesombongan karena mereka berhasil melakukan sesuatu membuat kamu tidak mengetahuinya yaitu senyum pembohong melakukan karakter sarkasme dan sinisme.

Gimana, apakah kamu sudah mengetahui karakter bahasa tubuh ketika orang sedang berbohong? Tapi hal tersebut tidak mutlak, hanya saja setidaknya kamu bisa mengenali gerak-gerik seseorang dan tidak lagi menjadi korban kebohongannya. Maka kamu juga supaya tetap lebih berhati-hati terhadap ucapan seseorang ya, supaya dicerna terlebih dahulu agar tidak terperangkap dengan ucapan kebohongan mereka. Sekian, semoga bermanfaat.

Sampai bertemu di episode artikel selanjutnya ya…