Disleksia
Disleksia

Mari Ketahui pengertian dan Gejala Disleksia

Posted on

Masih bersama kami pada artikel kali ini kami akan memberikan seputar informasi kepada anda tentang pengertian dan gejala disleksia. Disleksia merupakan suatu gangguan proses dalam belajar, yang mana seseorang tersebut mengalami kesulitan belajar membaca, mengeja, menulis. Penderita disleksia akan mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi bagaimana kata-kata yang harus diucapkan dengan baik dan mengubah bentuk kalimat menjadi huruf yang lebih baik.

Gangguan disleksia ini sangat umum muncul dan dapat dijumpai pada usia anak-anak dan dapat menyerang anak dengan penglihatan dan pada tingkat kecerdasan yang sangat normal. Dengan kata lain, gangguan penyakit disleksia tidak mempengaruhi dan dapat dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan seseorang. Hingga sampai sekarang penyebab gangguan penyakit disleksia masih belum diketahui secara pasti.

Penyakit Disleksia
Penyakit Disleksia

Namun secara pakar yang menjelaskan dan menduga bahwa faktor gen dan keturunan sangat berperan besar dibalik terjadinya gangguan penyakit disleksia ini. Yang mana gen-gen yang diturunkan tersebut akan berpengaruh terhadap bagian otak yang sangat berfungsi untuk pengaturan bahasa. Gangguan penyakit disleksia ini akan dapat diderita seumur hidup dan masih belum ditemukan penyembuhannya sampai sekarang.

Namun sebagian besar dapat ditemukan bahwa anak-anak yang mengalami gangguan penyakit disleksia ini mampu belajar dan lulus dengan nilai yang baik di sekolah dengan bantuan program belajar secara khusus. Selain itu dukungan moral dan dukungan emosional juga memerlukan peran penting dalam menentukan keberhasilan belajar anak-anak dengan disleksia. Dibawah ini kami akan memberikan seputar informasi tentang gejala-gejala yang menyebabkan disleksia.

Gejala-gejala Gangguan Disleksia

Gejala-gejala Gangguan Disleksia
Gejala-gejala Gangguan Disleksia

Dalam mengalami gangguan penyakit disleksia ini sangat bervariasi dan umumnya tidak sama pada setiap orang yang menderitanya, karena gangguan tersebut biasanya sulit untuk dikenali terutama sebelum sang anak memasuki usia sekolah. Ada sejumlah gen keturunan yang telah dianggap dapat memengaruhi perkembangan otak yang mengendalikan fonologi yaitu kemampuan dan ketelitian dalam memahami suara atau bahasa lain, misalnya membedakan kata palu dengan kata paku.

Pada seorang balita gejala gangguan penyakit disleksia dapat dikenali melalui beberapa gejala yang berupa :

  • Membutuhkan waktu lama untuk belajar kata baru, misalnya keliru dalam menyebutkan kata ubi menjadi ibu.
  • Kurang memahami kata-kata yang mempunyai dan memiliki irama, contohnya putri menari sendiri.
  • Perkembangan bicara yang lebih lamban dibandingkan anak seusianya.
  • Kesulitan menggunakan kata-kata untuk mengekspresikan diri, misalnya kesulitan untuk memilih kata yang tepat atau kesulitan menyusun kata dengan benar.

Gejala-gejala gangguan penyakit disleksi akan lebih terlihat jelas ketika seorang anak mulai belajar membaca dan menulis di sekolah, anak anda dapat mengalami beberapa kesulitan seperti :

  • Lambat dalam belajar dan mempelajari nama dan bunyi abjad.
  • Kesulitan memproses dan memahami apa yang didengarnya.
  • Sering salah atau terlalu pelan saat membaca.
  • Kesulitan mengingat urutan, misalnya urutan abjad atau nama hari.
  • Lambat saat menulis dan mengalami tulisan yang tidak rapi.
  • Cenderung tidak bisa menemukan persamaan atau perbedaan pada huruf abjad.
  • Lambat saat menulis misalnya ketika saat di dekte atau menyalin tulisan.
  • Kesulitan mengucapkan kata yang baru dikenal.
Gangguan Disleksia
Gangguan Disleksia

Karena gejala gangguan penyakit disleksia ini sangat sulit untuk dikenali, gangguan penyakit disleksia ini terkadang ada yang baru menyadarinya setelah seorang penderita sudah beranjak remaja bahkan juga sampai beranjak dewasa, beberapa diantaranya yaitu :

  • Kesulitan menyalin catatan serta membuat karya tulis, misalnya laporan atau membuat makalah.
  • Kesulitan membaca dan mengejah.
  • Sering tidak memahami lelucon ataupun makna Bahasa kiasan contohnya istilah otak encer yang berarti pintar.
  • Bermasalah dalam menyampaikan dan mengekspresikan sesuatu yang dialami melalui tulisan atau meringkas suatu cerita.
  • Kesulitan dalam mengatur waktu, misalnya tenggat waktu dalam mengerjakan suatu tugas.
  • Kesulitan berhitung.
  • Cenderung menghundari kegiatan membaca dan menulis.
  • Kesulitan dalam mengingat hal-hal yang berurutan, misalnya nomor telephon.

Jika anda mencemaskan perkembangan kemampuan membaca dan menulis anak anda yang terasa sangat lambat, maka cepatlah hubungi dokter. Pemeriksaan juga sangat penting dan berguna untuk memastikan apakah ada gangguan medis lainnya atau tidak. Contohnya seperti gangguan penglihatan atau pendengaran yang menggangu anak anda, maka dari itu anda harus menjaga kesehatan anak anda agar terbebas dari gangguang penyakit disleksia ini.

Proses Diagnosis Disleksia

Proses Diagnosis Disleksia
Proses Diagnosis Disleksia

Sebelum anda pergi untuk memeriksakan anak anda ke dokter ataupun spesialis, sebaiknya nda mencari tahu dulu tentang kelebihan serta kekurangan dalam kemampuan anak lebih dahulu. Proses ini dapat melalui permainan, misalnya gambar puzzle, dan jika kemungkinan anda dapat meminta bantuan dari guru sekolah misalnya untuk memberikan program remedial kepada anak anda yang mengalami gangguan penyakit disleksia tersebut.

Gangguan penyakit disleksia merupakan gangguan yang cenderung sulit untuk dideteksi karena gejalannya yang beraneka ragam. Seorang dokter kemungkinan akan mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu :

  • Pemeriksaan penglihatan, neurologi, pendengaran untuk menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit atau gangguan lain yang menyebabkan gejala-gejala yang telah dialami.
  • Tes psikologi berguna untuk memahami kondisi kejiwaan anak dan dapat menyingkirkan kemungkinan adanya gangguan interaksi, depresi atau kecemasan yang dapat mempengaruhi kemampuan anak.
  • Pengisian kuesioner oleh anggota keluarga serta guru yang ada di sekolah.
  • Tes yang dapat digunakan untuk memeriksa kemampuan membaca, memahami informasi, mengingat memori dan memahami bahasa anak.
  • Riwayat, perkembangan, pendidikan dan kesehatan anak. Seorang dokter mungkin akan menanyakan apakah ada riwayat anggota keluarga lain dengan gangguan kemampuan belajar seorang anak.
  • Keadaan yang ada di rumah. Pertanyaan yang bisa diajukan antara lain yaitu deskripsi mengenai kondisi keluarga, misalnya siapa saja yang saat ini tinggal di rumah serta apakah masalah yang dialami dalam keluarga.

Metode Penanganan Gangguan Disleksia

Metode Penanganan Gangguan Disleksia
Metode Penanganan Gangguan Disleksia

Setelah hasil yang diterima tentang diagnosis disleksia sudah pasti, seorang dokter pastinya akan menganjurkan penanganan yang sebaiknya akan dijalani. Gangguan penyakit disleksia memang tidak bisa disembuhkan, namun penanganan sejak dini sudah terbukti sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan penderita gangguan disleksia ini khususnya dalam membaca. Salah satu bentuk penanganan yang dapat membantu penderita disleksia adalah pendekatan dan bantuan edukasi yang khusus.

Penentuan jenis intervensi yang cocok biasanya bergantung pada tingkat keparahan gangguan penyakit disleksia yang dialami dan juga hasil tes dari psikologi seorang penderita gangguang penyakit disleksia ini. Bagi penderita gangguan disleksia yang menimpa pada seorang anak-anak jenis intervensi yang sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan tulis dan baca adalah jenis intervensi ini merupakan intervensi yang berfokus pada kemampuan fonologi. Intervensi ini biasanya disebut dengan istilah lain yaitu fonik, penderita disleksia akan diajari elemen-elemen yang sangat dasar.

Seperti belajar mengenali fonem atau satuan bunyi terkecil dalam sebuah kata-kata, memahami huruf dan susunan huruf yang membentuk bunyi tersebut, dan memahami apa saja huruf yang dibaca, membaca suara dan membangun konstanta. Selain dari intervensi edukasi, orang tua juga sangat mempunyai peran penting dalam meningkatkan kemampuan anak, langkah sederhana yang bisa dilakukan orang tua sebagai peran terpenting antara lain :

  • Buatlah kegiatan membaca menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan. Anda dapat memilih topik bacaan ringan yang sangat menyenangkan, atau anda juga bisa membuat suasana membaca ditempat lain misalnya di taman atau di halaman rumah yang segar dan indah karena akan sangat membantu anak dalam membaca.
  • Bekerjasamalah dengan sekolah anak anda. bicaralah kondisi anak anda dengan guru yang ada di sekolah atau kepada kepala sekolah, dan diskusikanlah cara yang paling tepat untuk membantu anak anda supaya cepat berhasil dalam pelajaran.
  • Bacakan buku untuk anak-anak. Waktu yang paling baik untuk membacakan buku kepada seorang anak adalah ketika anak berusia 6 bulan atau bahkan lebih muda lagi umurnya. Saat anak anda sudah berusia lebih besar maka ajaklah anak anda membaca bersama-sama.
  • Perbanyaklah waktu membaca bersama anak di rumah. Anda mungkin bosan membacakan cerita yang sama dan berulang-ulang kepada anak anda, namun dalam pengulangan ini akan semakin meningkatkan kemampuan anak untuk memahami cerita sehingga mereka menjadi tidak begitu asing lagi dengan tulisan dan ceritannya. Berikanlah waktu untuk anak anda membaca dengan sendirinya tanpa harus anda temani.
Gejala Gangguan Disleksia
Gejala Gangguan Disleksia

Membujuk dan menyemangati anak untuk membaca buku serta mendiskusikan isi dari buku tersebut akan sangat berguna dalam membantu proses belajar membaca anak anda. Anda juga harus menghindari mencela saat anak melakukan kesalahan dalam membaca agar kepercayaan diri anak anda dapat dibangun. Intervensi edukasi tidak hanya berguna bagi penderita disleksia anak-anak tetapi dapat digunakan juga untuk penderita remaja dan dewasa.

Dalam meningkatkan kemampuan baca dan tulis mereka, demikian juga dengan melibatkan bantuan teknologi seperti program computer dengan perangkat lunak pengenal suara. Penanganan disleksia sangat membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, maka dari itu keluarga serta penderita dianjurkan untuk bersabar dalam menjalaninya, dukungan dan bantuan dari anggota keluarga serta teman dekat juga akan sangat membantu untuk program penyembuhan bagiĀ  penderita.

Diatas tadi merupakan seputar informasi mengenai gangguan penyakit disleksia yang bisa kami sampaikan dan anda bisa mengambil amnfaatnya dari artikel yang kami tuliskan. Terima kasih bagi anda yang telah membaca artikel kami sampai akhir dan silahkan anda tunggu seputar informasi yang lainnya yang akan kami sampaikan.

Baca juga artikel tentangĀ Cara Mudah Menghilangkan Mata Ikan Secara Alami