Masjid megah

Mari Kita Mengintip Masjid Megah Yang Ada Di Jawa Timur

Posted on

Masjid Megah Yang Ada Di Negara Indonesia – Apa kabar sahabat jempoltangan.com? saya harap baik-baik saja ya, Masjid merupakan pusatnya kegiatan bagi semua umat islam, masjid juga memiliki fungsi yang bersifat signifikan didalam rangka pembinaan bagi umat islam, dengan adanya banyak masjid di berbagai wilayah, tempat ataukah daerah di tanah air kita Indonesia ini, maka dakwah akan juga berjalan lebih mudah, efektif, dan juga lebih intens.

Maka dari itu semua khususnya para kaum umat islam sangatlah intens untuk mendorong sema masyarakat guna bersama-sama membangun masjid. Tidak hanya mendorong untuk bersemangat membangun masjid, para organisasi islam juga rajin mengajak semua masyarakat selalu aktif didalam kegiatan tentang keagamaan yang di pusatkan atau bertempat di masjid.

Beberapa acara seperti musyawarah, pengajian, dan juga nasikhat agama ialah beberapa contoh dari kegiatan yang sering berlangsung didalam area masjid, dan bahkan sekarang di dalam lingkup organisasi islam sudah beragam kegiatan islami atau kegiatan pengajian juga sering di peradakan, dimulai dari pengajian yang dari tingkat anak –anak/caberawit, praremaja, muda-mudi, dewasa, usia nikah, bahkan untu kaum manula juga ada.

Dan ada salah satu masjid dari binaan orgnisasi islam yang juga tergolong atau bisa dikatakan masjid yang indah nan megah, yaitu masjid ini teretak di Desa Gadingmangu, Kecamatan Perak, kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, adapun masjid ini diberi nama dengan sebutan nama Masjid Luhur Nurhasan. Yang lokasinya sendiri berjarak kurang lebih 400 meter dari pasar jeruk atau pasar yang ada di daerah Perak/Gadingmangu. Jikalau anda menaiki kendaraan yang arahnya dari Kertosono, Nganjuk menuju arah Kota Surabaya maka dari itu masjid ini berada di sisi kiri jalan.

Salah satu dari rumah Allah yang ini berhasil dibangun dengan adanya meniru konstruksi dari Masjid Nabawi yang berada di Madinah, yang juga ukurannya sediri bisa dibilang jumbo atau sangatlah besar, masjid Luhur Nurhasan ini mempunyai 3 lantai dan juga memiliki 5 menara yang tinggi-tinggi. Empat buah menara yang menjadi datu dengan bangunan masjid luhur nurhasan, dan ada juga 1 menara yang tepat berdiri di depan atau di sisi timur dari Masjid Luhur Nurhasan ini, selain semua itu, dinding dan lantai masjid terbuat dari bahan marmer, oh iya anda semua janganlah heran jikalau Masjid Luhur Nurhasan ini bukan terletak di tengah kota, tapi tepatnya masjid ini terletak di tengah Desa yaitu Desa Gadingmangu.

Masjid megah yaitu Masjid Luhur Nurhasan ini juga dikelilingi oleh banyaknya persawahan dan juga rumah warga, dan pada malam hari masjid ini juga menampakan warna yang cukup memukau bagi orang yang melihatnya, sorotan cahaya warna-warni yang berpancar dari masjid Luhur Nurhasan ini yang bisa berpancar dari segala penjuru arah, sungguh kreasi yang menawan bukan?.

Masjid megah yang berhasil dibina oleh organisasi islam LDII ini ialah bagian dari Pondok Pesantren Gadingmangu 2 atau bisa disebut dengan Gama 2. Masjid Luhur Nurhasan ini pula bernaung dibawah bendera Yayasan Pendidikan Budi Utomo, dan saat ini pondok pesantren yang berdirinya sejak tahun 1950 ini berhasil mendiidk siswa/siswi kurang lebih sebanyak 9.000 orang yang beragam suku atau dari Sabang hingga Merauke. Mulai dari tingkatan sekolah SMP, SMA, dan juga SMK.

Sekolahan yang ada di lingkungan Budi Utomo juga menerapkan metode boarding school, dan kebanyakan peserta didik semua pada di asramakan, semua santri mondok dengan di samba dengan sekolah, dan nantinya mereka kelak akan menjadi ustasdz-ustadzah dan atau juga bisa disebut dengan sebutan mubaligh dan juga mubalighot, mereka semua dipersiakan guna menjadi penyampai atau mubaligh yang handal dan akan berdakwah di tengah-tengah masyarakat.

Dan adapun kegiatan para santri disat pagi buta, siswa siswinya mengerjakan Sholat Subuh secara berjamaah, setelah usai sholat subuh, para santri lanjut mengikuti pengajian hingga pukul 06.00 pagi, dan setelah itu, mereka langsung melakukan kerja bakti/ amal sholeh, kemudian di lanjut mandi, sarapan, dan bersiap-siap untuk masuk kelas. Seusai sholat dhuhur, siswa siswi melakukan kelas pengajian, usai sholat asyar secara berjamaah di masjid, santri di ijinkan untuk berolahraga, mulai dari olahraga futsal, basket, bola volley, dan ada juga setelah magrib giliran santri menderes atau menengarkan nasikhat, kemudian di lanjut usai sholat isyak kegiatan di isi dengan adanya pengajian hingga kurang lebih sampai pukul 22.00 malam. Dan pada sepertiga malam yang akhir siswa siswi pondok dianjurkan untuk bangun malam. Mereka sama-sama mengerjakan sholat malam, karna sudah ada di dalam Al quran waktu sepertiga malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

Dan adapun Masjid megah yaitu masjid Luhur Nurhasan ini juga bisa dibilang sudah mendunia atau sudah banyak di kenal atau di mengerti oleh banyak orang, apa lagi dengan adanya santri yang berasal dari sabang hingga merauke yang bisa jadi akan menjadi mudahnya tersebarnya tentang keberadaan masjid Luhur Nurhassan ini.

Kemudian ada juga masjid-masjid dari organisasi LDII yang juga terbilang indah nan megah, termasuk masjid Baitul A’la yang berada di daerah Kota Kediri tepatnya di mburengan yang juga terkenal akan menara tingginya, yang juga berhasil di namai dengan nama menara Asmaul khusna, karena tingginya kurang lebih 99 meter yang menjadikan menara ini dinamakan dengan menara asmaul khusna yang jug jumlahnya 99 nama Allah.

Sekiranya demikian cerita atau asal usul dari Masjid Luhur Nurhasan atau asal usul dari terbangunnya Yayasan Pendidikan Budi Utomo dan juga rutinitas dari Ponpes Gadingmangu, tidak salah jika anda semua berkeinginan untuk mengunjungi masjid Luhur Nurhasan dan juga Yayasanya. Mohon maaf apa bila ada salah kata ataukah salah dalam penulisan, semoga bermanfaat, cukup sekian dan terima kasih.