Kura-Kura Hias
Kura-Kura Hias

Kura-Kura Hias yang Menarik Untuk Dipelihara

Posted on

Beragam Jenis Kura-Kura Hias – Kura-kura merupakan hewan yang tergolong dalam Family Testudinidae. Kura-kura merupakan hewan Vertebrata yang memiliki 4 kaki yang bersisik dan termasuk golongan hewan reptil. Hewan ini juga memiliki ciri khas yang sangat mudah dikenali, yaitu tempurung yang keras dan kaku yang berfungsi untuk melindungi dirinya dari serangan hewan buas.

Tempurung kura-kura terdiri dari plastron dan carapace. Banyak orang yang sering menyamakan kura-kura dengan penyu. Walaupun kedua hewan ini terlihat sama dan termasuk dlaam ordo yang sama yaitu Ordo Testudinata atau Ordo Chelonians, namun kura-kura dengan penyu tidaklah sama.

Kura-kura sendiri dibagi menjadi dua bagian, yaitu kura-kura darat atau land totoise dan kura-kura air tawar atau terrapins. Kura-kura darat juga memiliki berbagai macam jenis. Ukurannya pun juga bermacam-macam, mulai dari kura-kura yang memiliki ukuran yang sangat kecil hingga kura-kura berukuran besar. Corak dan warnanya pun bervariasi.

Salah satu jenis kura-kura yang sangat digemari oleh para pecinta binatang untuk dijadikan sebagai koleksi hewan peliharaan adalah kura-kura hias. Hal tersebut dikarenakan kura-kura hias merupakan hewan yang unik dan lucu yang memiliki tempurung yang indah dan bercorak.

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas mengenai berbagai jenis kura-kura hias yang bisa Anda jadikan untuk koleksi hewan peliharaan dirumah.

Kura-Kura Hias

  1. Aldabra (Aldabrachelys Gigantea)

Aldabra (Aldabrachelys Gigantea)
Aldabra (Aldabrachelys Gigantea)

Kura-kura jenis ini berasal dari Pulau Aldabra dan merupakan salah satu kura-kura terbesar di dunia. Kura-kura Aldabra juga merupakan hewan yang mmepunyai usia terpanjang jika dibandingkan dengan hewan-hewan yang lain, yaitu bisa mencapai hingga umur 225 tahun. Beberapa orang menganggap jika kura-kura Aldabra satu spesies dengan kura-kura raksasa yang berasal dari pulau Seychelles.

Hal tersebut disebabkan karena bentuk tubuh ataupun perilaku dari kura-kura Aldabra dengan kura-kura dari Pulau Seychelles sangatlah mirip. Kura-kura Aldabra memiliki tempurung yang berbentuk menyerupai kubah besar bagaikan baju zirah yang melindungi tubuhnya dari atas hingga bawah.

Hewan ini mempunyai leher yang bisa memanjang, sehingga cukup baginya untuk mengambil makanan yang lebih tinggi dari lehernya. Panjang tubuh kura-kura Aldabra jantan bisa mencapai 1,1 meter, sementara panjang tubuh kura-kura Aldabra betina bisa mencapai sekitar 0,9 meter.

Kura-kura Aldabra jantan memiliki bobot tubuh hingga mencapai hampir 100 kg lebih berat jika dibandingkan dengan tubuh betina. Habitat asli kura-kura  ini adalah di rerumptan, semak belukar dan kayu yang terdapat di hutan bakau. Kura-kura Aldabra memiliki warna gelap serta corak dari tempurungnya tidak terlalu mencolok.

  1. Galapagos (Chelonoidis Nigra)

Galapagos (Chelonoidis Nigra)
Galapagos (Chelonoidis Nigra)

Kura-kura jenis ini pertama kali ditemukan oleh Chares Darwin saat dia melakukan perjalanan ke Kepulauan Galapagos. Kura-kura Galapagos merupakan salah satu spesies kura-kura terbesar di dunia. Hewan ini memiliki panjang tubuh hingga mencapai 6,1 ft atau sekitar 1,87 meter dengan berat tubuh antara 272 hingga 317 kg.

Kura-kura Galapagos terbesar yang pernah tercatat yait memiliki berat hingga mencapai 400 kg. Kura-kura jenis ini juga sama seperti kura-kura jenis Aldabra, yaitu memiliki leher yang panjang.  Kura-kura Galapagos merupakan hewan herbivora. Spesies ini telah terdaftar sebagai spesies yang dilindungi dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora.

Sehingga hal tersebut mengharuskan seluruh perdagangan hewan patuh pada peraturan yang telah disahkan oleh Negara, dan kura-kura Galapagos dilarang untuk didagangkan secara Internasional untuk tujuan komersial.

  1. African Spurred Tortoise (Centrochelys Sulcata)

African Spurred Tortoise (Centrochelys Sulcata)
African Spurred Tortoise (Centrochelys Sulcata)

Kura-kura African Spurred atau yang sering disebut sebagai kura-kura Sulcata ini memiliki habitat yang terletak di bagian utara Afrika dan di ujung sebelah selatan dari Gurun Sahara. Kura-kura jenis ini merupakan salah satu spesies kura-kura terbesar ketiga di dunia dan termasuk golongan Genus Centrochelys.

Sebutan “Sulcata” dalam nama spesies kura-kura ini berasal dari bahasa latin yaitu “Succus” yang memiliki makna “kerutan”. Hal ini ditujukan pada kerutan-kerutan yang terdapat disisiknya. Kura-kura ini memiliki berat tubuh hingga mencapai 105 kg, sementara panjang tubuhnya bias mencapai 83 cm. Kura-kura Sulcata biasanya umurnya bisa mencapai 50 hingga 150 tahun.

  1. Red-Footed Tortoise (Chelonoides Carbonaria)

Red-Footed Tortoise (Chelonoides Carbonaria)
Red-Footed Tortoise (Chelonoides Carbonaria)

Kura-kura jenis ini merupakan spesies kura-kura yang berasal dari sebelah utara Amerika. Kura-kura Red-Foot memiliki ukuran sedang dan panjang tubuh bisa mencapai 30 hingga 40 cm. Tubuhnya didominasi dengan warna gelap, dengan carapace yang memiliki bentuk menyerupai tangkupan roti dan dengan sedikit corak berwarna merah.

Kura-kura ini diduga mempunyai keterkaitan dengan kura-kura jenis Yellow-footed Tortoise karena tungkainya yang memiliki kombinasi antara warna cerah dengan warna gelap. Kura-kura Red-foot juga telah tercatat sebagai hewan yang dilindungi dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora.

Hal tersebut juga memiliki arti bahwa perdagangan Internasional kura-kura jenis ini harus melalui izin pemerintah terlebih dahulu, untuk mencegah kepunahan hewan ini. Hal tersebut dilakukan karena banyak orang yang ingin menjadikan kura-kura Red-foot ini sebagai hewan peliharaan.

  1. Desert Tortoise

Desert Tortoise
Desert Tortoise

Kura-kura jenis ini berasal dari Gurun Sonoran dan Gurun Mojave yang berada di barat daya Amerika Serikat, sebelah barat laut Meksiko. Hewan yang satu ini juga telah tersebar di sebelah barat daya Utah, selatan Nevada, tenggara California dan di sebelah barat Arizona. Kura-kura jenis ini memiliki umur yang cukup panjang, yaitu sekitar 50 hingga 80 tahun.

Tingkat reproduktifitas spesies ini rendah dan pertumbuhan spesiesnya juga cukup lambat. Kura-kura Desert memiliki ukuran tubuh sekitar 25 hingga 36 cm dan memiliki berat hingga mencapai 0,2 hingga 5 kg. Kura-kura Desert juga merupakan hewan yang dilindungi dan tidak diperkenankan untuk membawanya melewati batas Negara kecuali jika sudah mendapatkan izin.