Jenis Penyakit Landak Mini
Jenis Penyakit Landak Mini

Penyakit yang Sering Hinggap di Landak Mini

Posted on

Jenis Penyakit Landak Mini – Landak merupakan seekor hewan unik dan lucu yang dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah. Tidak heran jika hewan imut yang satu ini banyak orang yang tertarik untuk memeliharanya. Perawatan landak mini ini cukup mudah. Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa landak mini mulai terkenal di kalangan pecinta hewan peliharaan.

Landak Mini
Landak Mini

Walaupun cara perawatan landak mini ini tergolong simple dan mudah, namun bukan berarti landak mini tidak bisa terserang penyakit. Sama halnya seperti makhluk hidup lainnya, sumber penyakit bisa datang kapan saja apabila kita lalai dalam memeliharanya. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai jenis penyakit landak mini.

Jenis Penyakit Landak Mini

Banyak orang yang bertanya-tanya, selain perawatan yang cukup mudah, apakah landak mini juga bisa terkena penyakit? Lalu apa saja penyakit-penyakit yang bisa menyerang landak mini tersebut? Berikut ini kami akan mengulas jenis penyakit landak mini dan cara pengobatannya, di antaranya :

  1. Jamur

Jenis penyakit landak mini yang pertama yaitu penyakit jamur. Jamur merupakan penyakit umum yang diakibatkan oleh keadaan lingkungan sekitar yang terlalu lembab dan kurang bersih. Jika landak sudah terserang penyakit jamur, biasanya kutu akan mulai muncul di bagian duri atau tubuh landak.

Bahkan jika penyakit jamur ini sampai terjadi di telinga, bisa mengakibatkan keluarnya lendir dari bagian telinga atau yang biasa dikenal dengan nama congek. Dan duri rontok di bagian punggung, awalnya akan seperti botak kecil dan lama kelamaan akan semakin meluas dan disertai dengan bercak-bercak putih di area punggung.

Penyakit ini dapat diatasi dengan cara memandikan landak mini dengan menggunakan sabun anti kutu atau sampo kucing secara bertahap. Lakukan cara ini beberapa kali sekaligus jika dibutuhkan. Setelah itu, jemur landak di bawah terik matahari pagi dan disemprot menggunakan obat anti kutu secara rutin dan teratur.

Karena landak mini telah terserang jamur terlalu lama, maka akan mempengaruhi tingkat kekebalan tubuh dan nafsu makan landak mini akan berkurang. Untuk meningkatkan tingkat kekebalan tubuh landak mini setelah terserang penyakit ini, Anda hanya perlu memberi vitamin tambahan. Untuk mencegah terjadinya penularan, jauhkan landak mini yang terserang penyakit jamur dari landak mini yang sehat.

  1. Kutu

Kutu juga diakibatkan oleh kondisi lingkungan yang lembab dan kurang bersih, bahkan kutu gemar berpindah-pindah dari landak mini yang satu ke landak mini yang lain. Di bagian kulit punggung dan moncong landak mini, penampakan kutu lebih mudah terlihat.

Kutu yang meneyrang landak mini memiliki bentuk menyerupai butiran-butiran mikro berwarna putih yang jika diperhatikan akan berlari atau bergerak mengelilingi bagian kulit dimana kutu tersebut hinggap. Keberadaan kutu ini sering menyebabkan gatal-gatal pada landak mini yang mengalaminya. Seekor landak mini yang sering menggaruk-garuk bagian kulit wajah, punggung dan telinga merupakan tanda-tanda bahwa landak mini tersebut terserang kutu.

Kutu yang menyerang landak mini ini memiliki kemungkinan besar akan ditularkan kepada landak mini lainnya, baik sekandang maupun beda kandang, karena penularannya bisa melalui kontak udara secara langsung, sehingga Anda harus lebih waspada jika memelihara landak mini. Cara pengobatan penyakit ini sama seperti penyakit jamur.

  1. Obesitas

Obesitas Pada Landak Mini
Obesitas Pada Landak Mini

Obesitas merupakan penyakit yang diakibatkan oleh landak mini mengkonsumsi makanan yang mengandung gula yang tinggi dan lemak secara berlebihan seperti dogfood atau catfood yang diberikan kepada landak mini harus diperhatikan kandungan komposisinya dan diet yang benar. Obesitas pada landak mini yang tidak segera di tangani bisa menyebabkan timbulnya penyakit yang berbahaya yaitu hati berlemak.

Penyakit ini dapat diatasi yaitu dengan diet ketat atau dengan cara mengubah pola makan landak mini, mengurangi porsi makan secara signifikan dan memilih makanan yang rendah lemak serta pemberian makanan tambahan yang memiliki kadar lemak yang tinggi seperti ulat Jerman atau ulat Hongkong harus di kurangi. Memperluas kandang dan menambahkan alat olahraga seperti jogging wheel yang dikhususkan untuk landak bisa membantu menormalkan berat badan landak mini yang berlebihan.

  1. Diare

Penyakit diare memiliki gejala yaitu kondisi buang air besar landak mini yang sangat cair dan berwarna hijau terang. Buang air besar landak mini yang normal dapat ditandai dengan kotoran yang lembek. Penyakit ini dapat menyerang karena keadaan kandang atau serbuk kayu yang kotor dan jarang dibersihkan.

Selain itu, tempat makan dan botol minum yang jarang dibersihkan, bahkan sempat terkena kotoran landak mini secara langsung yang tidak dibersihkan, yang langsung ditimpa dengan dogfood atau catfood tambahan tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

Sehingga mengakibatkan pakan atau minumnya tidak steril dan menjadi tempat berkembangnya kuman atau bakteri yang jika sampai termakan atau terminum oleh landak mini bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan. Penyakit ini dapat diobati dengan cara menambakan menu berupa ulat bambu atau ulat hongkong untuk memperkeras sisa buang air besar dari landak mini.

Atau Anda juga dapat memberikan 5 tablet Norit yang telah dihaluskan dan diberikan langsung dengan alat suntik yang dilepas ujungnya lalu diteteskan di mulut landak mini yang terkena diare. Pemberian obat Norit ini bertujuan untuk menyerap racun yang ada di saluran pencernaan landak mini. Atau Anda juga bisa mencampurkan obat tersebut pada minuman landak mini yang terkena diare.

Cara Pencegahan Penyakit Landak Mini

Setelah mengetahui dan mengenal jenis penyakit landak mini, hal yang wajib kita lakukan adalah melakukan pencegahan, di antaranya :

  • Bersihkan kotoran cair dan padat landak mini yang tercecer di serbuk kayu setiap hari dan setiap 5 hari sekali atau saat telah terlihat kotor dan menimbulkan aroma yang tidak sedap, maka segera ganti serbuk kayu.
  • Cuci bersih kandang landak mini dengan menggunakan antiseptik secara rutin atau pada saat setiap kali membersihkan, jika memungkinkan.
  • Mandikan landak mini setiap dua minggu sekali dengan menggunakan sabun anti kutu. Setelah itu, semprotkan obat anti kutu di tubuhnya.
  • Bersihkan telinga, kuku dan anggota tubuh landak mini yang sering kotor.
  • Hindari kontak fisik secara langsung landak mini dengan hewan seperti cicak, tikus, kucing, lalat, dan lain sebagainya.
  • Jemur landak mini saat pagi hari sekitar jam 07.00 hingga jam 09.00 selama sekitar 10-15 menit.