Penyakit Anemia
Penyakit Anemia

Jenis-jenis Anemia Yang Perlu Diketahui Dalam Kehidupan

Posted on

Jenis-jenis anemia –¬† Jenis penyakit anemia memang sangat banyak dan harus anda ketahui agar anda dapat menjauhinya dan dapat mencegah anemia ini datang. Pada pertemuan kali ini kami akan memberikan seputar informasi kepada anda tentang jenis-jenis anemia yang perlu diketahui dalam kehidupan. Anemia merupakan penyakit kekurangan darah, anemia dapat disebabkan dengan jumlah sel darah merah yang sangat rendah.

Sel darah merah yang ada dalam tubuh yang sering disebut dengan nama eritrosit yang dibentuk pada tulang sumsum yang mempunyai tugas sebagai pembawa oksigen dari paru-paru menuju seluruh jaringan tubuh. Sel darah merah yang baru saja dibentuk yang tergantung dengan hormone alami yang disebut dengan istilah eritropotin ( EPO ) yang dibentuk dan dikeluarkan oleh organ yang bernama ginjal.

Jenis-jenis Anemia
Jenis-jenis Anemia

Seseorang yang mengalami jenis penyakit anemia akan kurang mampu dalam membawa oksigen kedalam darah yang kemudian akan mengakibatkan tubuh akan sangat mudah kesulitan bernafas, merasa lelah dan juga kerja dari denyut jantung semakin meningkat raut wajah juga akan terlihat pucat, hal inilah merupakan bagian dari gejala penyakit anemia. Darah atau sel darah dapat dihitung atau diperkirakan jumlahnya dengan menggunakan hematokrit atau haemoglobin ( HB ).

Untuk mengetahui jumlah sel darah merah anda akan dilakukan pemeriksaan sekitar setiap 1 sampai 3 bulan sekali dan akan dapat dilihat dengan jelas apakah seseorang tersebut mempunyai ketergantungan anda dari penggunaan obat-obatan, jika dalam pemeriksaan dan pengobatan anda terdapat kandungan lain yang ada dalam sel darah merah yang ada pada tubuh anda, hal tersebut akan mempengaruhi haemoglobin yang akan menjadi turun dibawah batas normal. Penyakit anemia atau kekurangan pasokan darah dan oksigen atau kekurangan sel darah merah, memiliki beberapa jenis dan tipe anemia yang diantaranya yaitu :

Anemia berdasarkan tipe dan penyebabnya :

Penyakit Anemia
Penyakit Anemia

Anemia non gizi merupakan panyakit anemia atau kekurangan darah yang diakibatkan karena adanya pendarahan seperti menstruasi, luka,, dan mengeluarkan darah secara berlebihan. Adapun penyebab lainnya dari anemia non gizi yang juga dapat mempengaruhi seseorang mengalami penyakit anemia lainnya yang akan masuk dalam kategori seperti yang diatas seperti, didalam tubuhnya seseorang tersebut mempunyai riwayat penyakit darah yang bersifat sangat parah, genetik seperti hemofilia, thalassemia yang merupakan penyakit genetik yang dapat memperburuk keadaan atau kondisi penyakit anemia.

  • Anemia Gizi

Anemia gizi merupakan anemia yang terjadi akibat adanya defisien zat gizi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk dan untuk memproduksi sel darah merah. Anemia gizi ini dikenal dengan penyakit anemia kekurangan sel darah merah atau kekurangan darah merah yang diakibatkan kurangnya pemenuhan zat gizi dalam tubuh seperti vitamin E, vitamin B12, vitamin B6, zat besi dan asam folat. Kekurangan sumber zat gizi inilah yang dapat membuat seseorang mudah mengalami anemia.

Jenis-jenis Penyakit Anemia

Jenis-jenis Penyakit Anemia
Jenis-jenis Penyakit Anemia
  • Anemia Makrostik :

    Anemia makrositik merupakan jenis penyakit anemia yang pertama yang akan kami berikan seputar informasinya kepada anda. merupakan ukuran sel-sel darah merah yang lebih besar dari normal akan tetapi konsentrasi haemoglobin normal.

  • Anemia Normositik :

    Anemia normositik merupakan jenis anemia yang selanjutnya yang akan kami berikan seputar informasinya kepada anda. misalnya seperti setelah kehilangan darah akut, yaitu merupakan ukuran dan bentuk sel-sel darah merah normal serta mengandung haemoglobin dalam jumlah yang normal.

  • Anemia Mikrositik :

    Anemia mikrositik merupakan jenis penyakit anemia selanjutnya yang akan kami berikan seputar informasinya kepada anda. misalnya seperti anemia defesiensi besi dan talasemia, yaitu sel-sel darh kecil yang mengandung haemoglobin dalam jumlah yang kurang dari normal. Anemia defesiensi terjadi karena kekurangan faktor pematangan eritrosit ( asam folat, besi, protein, vitamin B12, dan sebagainya ).

  • Anemia Hemolitik :

    Anemia hemolitik merupakan jenis penyakit anemia yang akan kami berikan seputar informasinya kepada anda. anemia yang satu ini terjadi akibat penghancuran ( hemolisis ) atau eritrosit yang sangat berlebihan.

  • Anemia Aplastik :

    Anemia aplastik merupakan jenis anemia yang terakhir yang bisa anda ketahui seputar informasinya. Kami akan memberikan seputar informasinya kepada anda, anemia aplastik ini terjadi karena terhentinya pembuatan sel darah oleh tulang sumsum. Menegakan diagnosis harus digabungkan pertimbangan morfologi dan etiologic.

Terjadinya penyakit anemia terjadi karena dua faktor, dua faktor tersebutlan yang mengakibatkan terjadinya penyakit anemia tersebut. Dua faktor tersebut dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

Anemia
Anemia
  • Faktor Ekstrasel

Dampak ekstrasel merupakan faktor yang pertama terjadinya faktor buruk penyebab penyakit anemia ini. Misalnya yaitu infeksi ( malaria ), intosikasi, imunologis yaitu inkompabilitas golongan darah, dan reaksi hemolitik pada tranfunsi darah.

  • Faktor Intrasel

Faktor intrasel merupakan faktor kedua terjadinya anemia ini yang akan kami berikan informasinya kepada anda. misalnya yaitu sferositos, congenital, hemoglobinopati ( sickle cell anemia, thalassemia HbE ) dan defisiensi enzim eritrosit ( G- 6PD, glutation reductase, piruvat kinase ).

Dalam terjadinya penyakit anemia ada beberapa akibat yang mengakibatkan hal buruk dari penyakit anemia ini, dampak buruk dari anemia mengakibatkan 2 hal yaitu :

Anemia
Anemia
  • Anemia akibat lisis atau pendarahan

Anemia akibat lisis atau pendarahan merupakan dampak buruk yang pertama yang mengakibatkan terjadinya penyakit anemia ini. Anemia akibat lisis atau pendarahan mendadak berkaitan dengan penurunan jumlah total sel-sel darah merah dalam sirkulasi, sel-sel darah merah tersebut secara normal hidup sekitar dari 120 hari. Destruksi atau hilangnya sel darah merah yang terjadi sebelum 100 hari itu bersifat sangat tidak normal.

  • Anemia akibat penurunan kualitas sel darah merah

Anemia akibat penurunan kualitas sel darah merah merupakan akibat buruk yang kedua akibat terjadinya penyakit anemia ini. Anemia yag diakibatkan oleh penurunan kualitas sel darah merah akan sangat mengakibatkan kualitas pembentukan sel darah merah apabila sel darah merah berukuran terlalu kecil ( mikrositik ) atau terlalu besar ( makrositik ). Kualitas anemia ini juga dapat terganggu jika terjadi gangguan dalam pembentukan haemoglobin.

Hal yang seperti inilah yang akan meyebabkan konsentrasi haemoglobin yang tinggi berlebihan ( hiperkromik ) atau rendah yang berlebihan ( hipokromik ). Akibat yang buruk yang satu ini akan terjadi dengan cara tiba-tiba dan bisa saja anda tidak mengetahuinya, maka dari itu anda harus menjaga kesehatan tubuh anda agar penyakit anemia ini tidak menimpa tubuh anda.

Diatas tadi merupakan seputar informasi yang telah kami berikan tentang jenis-jenis penyakit anemia yang bisa terjadi kapan saja. Semoga artikel yang kami tuliskan ini bermanfaat untuk anda dan bisa untuk menambah wawasan anda tentang ilmu kesehatan, dan terima kasih bagi anda yang telah membaca artikel kami sampai akhir dan tunggu informasi lainnya dari kami.

Baca juga artikel tentang Khasiat Kunyit Putih Untuk Kesehatan