istri durhaka
istri durhaka

Yuk Cari Tau 8 Perilaku Istri yang Durhaka Kepada Suami

Posted on

Istri Durhaka Kepada Suami РDalam sebuah rumah tangga mempunyai tujuan untuk mewujudkan sakinnah, mawaddah dan warahmah. Dan alangkah baiknya juga didalam sebuah hubungan rumah tangga terwujud sifat kepercayaan, kesetiaan, saling melengkapi, dan keharmonisan dalam rumah tangga. Dan untuk menjadi  seorang istri ini bukanlah pekerjaan yang mudah, karena banyak sisi cela yang mana akan membuat suami jengkel atau marah.

Di zaman sekarang banyak istri durhaka yang tidak taat kepada suaminya. Jangan sampai kita berada pada salah satunya. Perbuatan yang durhaka kepada suami adalah sebuah perbuatan yang melanggar selain melanggar suami dan juga melanggar peraturan Allah SWT. Istri bisa dikatakan durhaka karena istri tidak memenuhi hak yang seharusnya diberikan kepada suami, oleh sebab itu seorang istri juga harus peka dan memahami  terhadap perbuatan yang tergolong istri durhaka kepada suami, agar istri bisa menghindarinya. Berikut dibawah ini adalah perilaku istri durhaka terhadap suaminya.

Ciri-ciri istri durhaka terhadap suami

istri memarahi suami
istri memarahi suami

Menuntut keluarga yang sempurna

Alangkah baiknya sebelum menikah, dan sebagai calon istri. Wanita harus berfikir secara matang tentang urusan berkeluarga, tidak hanya mikir enak-enaknya saja. Namun juga berfikir tentang yang lainnya. Karena sebuah rumah tangga pasti ada dalam fase yang bagus dan kurang. Oleh karena itu kita sebagai istri harus memahaminya.

Pada saat menghadapi problem dalam rumah tangga istri tidak siap. Dan tidak bisa menerima keadaan, karena sebelumnya istri hanya memikirkan hal enaknya saja dalam berhubungan rumah tangga. Dan istri selalu menuntut terhadap suami agar bisa memenuhi semua gambaran atau keinginanya pada saat sebelum menikah.

Tidak suka kepada keluarga suami

Menjadi seorang suami juga memunyai tugas untuk berbakti dan memuliakan orang tuanya apalagi seorang ibu, kita sebagai istri terkadang menginginkan agar perhatian dan kasih sayangnya seluruhnya hanya kepada istri. Dan tidak boleh dibagi walaupun itu hanya sedikit. Termasuk kepada orangtua suami.

Biasanya seorang istri cemburu dengan ibu suami karena istri beranggapan bahwa ibu adalah pesaing untuk merebut perhatian suami, cinta suami dan kasih sayang dari suami. Dan tidak sedikit juga istri yang menghina dan melecehkan ibu suami. Dan juga ironisnya istri merayu suami untuk durhaka terhadap ibunya. Naudzubillahimindalik.

Seorang istri yang terlalu membenci ibu mertuanya pastinya akan mencari cela kesalahan dari ibu mertuanya dan kelemahan dari orang tuanya bahkan membesarkan masalah dalam keluarganya suami dan paling parahnya lagi saking bencinya istri juga tega untuk memfitnah ibu mertua dan keluarga suami. Semua itu dilakukan karena terlalu bencinya istri terhadap keluarga suami.

Padahal hakikatnya dalam sebuah keluarga adalah dua buah insan yang bersatu dalam ikatan pernikahan dan saling menintai dan saling menerima kekurangan satu sama lain. Dan kedua orang tua dari suami adalah keluarga dari istri juga, begitupun sebaliknya. Padahal menjalin hubungan kekeluargaan yang baik dan damai adalah keharmonisan dalam sebuah rumah tangga. Dan suami akan merasa bahagia jika istrinya bisa memposisikan dirinya pada keluarganya, dan dengan ini suami akan merasa semakin sayang dan cinta terhadap istrinya.

Tidak taat dan patuh terhadap suami

Seorang istri berkewajiban untuk taat dan patuh terhadap suami. Dan jika istri tidak mampu untuk melakukanya istri termasuk golongan orang yang durhaka kepada suami. Istri yang sholeha yaitu istri yang bisa menerima kekurangan suami dan selalu taat terhadap suami dalam keadaan dan kondisi apapun. Karena dengan itu membuktikan bahwa istri bisa taat dan patuh terhadap suami.

Cemburu yang berlebihan

Dalam sebuah hadist yang isinya bahwa wanita mampu menjaga perasaanya selama 40 tahun, namun wanita tidak mampu untuk mengungkapkan perasaan cemburunya terhadap laki-lakinya. Dengan demikian,bisa di simpulkan bahwa wanita itu adalah orang yang mudah cemburuan. Namun cemburuan disini harus bisa mengerti keadaan.

Cemburu itu wajar saja dan ini adalah sifat yang dimiliki oleh semua orang. Cemburu menurut syariat islam adalah cemburu ketika suami melakukan kemaksiatan seperti mendzalimi istri, berzina, tidak menyanggupi kebutuhan istri dan masih banyak lagi. Rasa cemburu ini bisa menjadi sikap durhaka kepada suami apabila istri tidak mengetahui tentang bukti atau faktanya dan terlalu cemburu yang sangat berlebihan.

Mengungkit pemberian dari suami

Istri yang bekerja, biasanya juga memiliki gaji atau penghasilan sendiri dan bahkan bisa saja membandingi dari penghasilan lebih dari suami. Oleh sebab itu, biasanya istri memberikan sesuatu terhadap suami, dengan ikhlas, ini adalah hal yang wajar saja. Namun jika istri selalu mengungkit pemberian dari suami ini termasuk salah satu perbuatan yang durhaka terhadap suami. Dan dengan itu juga bisa menyakiti hati suami. Dan jika itu terjadi istri akan mendapat adzab dari Allah SWT di akhirat kelak, naudzubillahimindalik.

Mengingkari kebaikan suami

Dimata islam seorang wanita itu sangatlah dimuliakan. Dan juga menjadi istri atau ibu juga dihormati bahkan tiga kali lebih besar daripada ayah. Didalam sebuah hadist diriwayatkan yang isinya adalah penduduk neraka adalah mayoritas seorang wanita, lah dengan demikian, namun mengapa wanita malah menjadi seorang penghuni neraka?

Semua ini karena kekufuran mereka itu adalah jawaban dari Rasulullah SAW. Ketika para sahabat bertanya. Apakah itu semua juga mengingkari Allah? Jawabnya tidak. Namun mereka hanya mengingkari suami dan tidak tata kepada suami bahkan mereka juga mengingkari kebaikan dari suami. Itu semua adalah penyebab wanita atau istri banyak yang masuk kedalam neraka. Naudzubillahimindalik.

Kurang bersyukur

Ada kalanya istri disuruh untuk bersabar agar mendapat apa yang diinginkan, dan apalagi yang diberikan suami tidak sesuai dengan yang diinginkan. Dan kurang puas dengan yang diberikan suami. Namun dibalik itu suami sudah bekerja keras dan berusaha agar bisa memberikan yang terbaik untuk istri.

Istri yang kurang bersyukur bahkan tidak berterima kasih kepada suami adalah satau tanda istri durhaka kepada suami. Dan juga kurang bersyukur atas pemberian nikmat yang Allah SWT berikan. Dan selau merasa kurang terhadap pemberian Allah SWT. Jadilah istri yang sholeha yang bisa memahami kekurangan dan keterbatasan dari suami.

Tidak menjaga penampilan

Wanita sering berdandan atau berhias dan menggunakan pakaian yang bagus nan rapi ketika saat menghadiri pernikahan, berbelanja, ke kantor atau acara lainnya. Kejadian seperti ini lah sangat berbalik ketika saat ada di depan suaminya, hanya menggunakan baju sekadarnya, kotor, rusuh, berbau dan rambut yang kusut.

Jika ini terus tejadi, maka jangan heran jika suami tidak betah dirumah bahkan berpaling dari istri, naudzubillahimndalik. Seharusnya istri berhias atau berdandan lebih khususnya saat berada di depan suami. Dari pada saat berada di luar rumah. Karena suamilah yang berhak terhadap barangnya istri. Bukan orang lain.

Berikut diatas adalah perilaku istri durhaka kepada suami, semoga bermanfaat dan Terima kasih.