pacaran dalam islam
pacaran dalam islam

Yuk Fahami Bagaimana Hukum Pacaran Dalam Islam

Posted on

Pacaran Dalam Islam – Anak zaman sekarang pastinya tidak pernah mengetahui maknanya hukum  pacaran dalam islam. Lebih khususnya disaat remaja dan juga dewasa perlu kita jelaskan dengan cara sebaik mungkin.  Di dalam artikel kali ini saya  akan membahas banyak sekali tentang pacaran dalam islam.

Supaya para remaja dan remaji yang masih statusnya beragama islam sangat wajib untuk mengetahui hukum pacaran jarak jauh yang berada di agama islam yang sebenar-benarnya. Pacaran biasanya dilakukan oleh laki-laki dan juga perempuan untuk menjalin kasih sayang, akan tetapi itu hanya sesaat saja.

pacaran dalam islam
pacaran dalam islam

Terkadang saya mengetahui saat berpacaran ada yang menjalin hubungan dengan serius dan berniatan memilihnya sebagai pasangan hidup, yaitu untuk menjadikan perempuan tersebut menjadi istrinya. Akan tetapi perlu kita ketahui adalah bagaimana sih hukum pacaran dalam syariat islam?.

Bagi kita yang beragama islam, tentunya kita wajib mengetahui hukum tersebut. Yang mana dizaman sekarang ini pacaran adalah hal yang sudah umum dilakukan oleh para remaja zaman sekarang ini, bahkan  terkadang pacaran sudah menjadi hal yang wajib untuk dilakukan.

Remaja zaman sekarang ini, bukanlah hal yang baru lagi pada saat melihat sepasang laki dan perempuan di pinggir-pinggir jalan, cafe, restoran, dan dimana saja tempat berada. Mereka sangat asyik mengumbar hal yang tidak seharusnya diumbar yang terkenal dengan sebutan mesra maupun romantis itu.

Mereka berdua tidaklah malu berdua-duaan di tempat umum, bahkan di tempat yang jauh dari keramaian. Padahal rasulullah SAW bersabda yang arti sabdanya:

“antara lelaki dengan perempuan dilarang berdua-duaan kecuali disertai oleh muhrimnya dan seorang perempuan juga di larang berpergian kecuali mengajak atau di temani oleh muhrimnya”. (H.R. Muslim)

Bukan hanya para remaja saja, akan tetapi para orang dewasa juga banyak sekali yang melakukan hal tersebut. Sungguh miris sekali, jika seorang pelajar yang masih berseragam merah putih ini sudah berpacaran.

Sebenarnya, budaya pacaran merupakan budaya asing yang telah masuk ke negara tercinta kita yaitu indonesia akibat dari globalisasi. Perlu kita fahami sebenarnya pacaran merupakan perbuatan yang menhasilkan dosa yang akan berujung pada zina yang mana zina merupakan dosa yang sangat besar.

Hukum pacaran dalam islam

Di dalam agama islam pacaran tidak pernah dibenarkan. Bahkan sebaliknya, islam melarang keras adanya pacaran di antara lelaki dan perempuan yang bukan muhrimnya karena akan menyebabkan berbagai macam fitnah dan juga dosa.

Perlu kita ketahui sebenarnya pacaran merupakan larangan mutlak haram. Jadi buat kita sesama umat islam harus mengingatkan  sesama saudara islam. Allah berfirman pada kitabnya dan sabda rosululah SAW, bahwa sesungguhnya pacaran merupakan zina dan sesungguhnya dia termasuk kekejian dan juga dosa besar.

dan janganlah engkau mendekati perbuatan zina, zina itu merupakan suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.”  Al-Isra’ ayat 32.

Dari firman allah dalam kitab  dan beberapa hadist rasulullah di atas, sudah dijelaskan  dan dapat kita ambil kesimpulan maupun inti dari makna tersebut. Hubungan antara lelaki dan perempuan atau bisa disebut pacaran dengan yang bukan mahramnya, salah satu perbuatan keji yang akan menjerumus ke zina.

Pacaran dalam islam

Sebenernya kalau perlu kita ketahui, saya belum merasa cocok jika membuat judul cinta dalam hukum  islam. Sebab, masalah ini seharusnya ditulis dengan orang yang memang sudah mampu menjaga dan mengetahui hatinya dengan sangat baik terkait masalah ini.

Orang yang mampu menjaga dan menata hatinya dengan sangat baik, meskipun ada rasa yag seharusnya tidak di ketahui dan juga masih ada yang menghinggapi hati itu. Kita sering mengartikannya dengan jatuh cinta.

jatuh cinta
jatuh cinta

Jatuh cinta juga merupakan sesuatu yang melebihi dari yang lain. Jika lelaki jatuh cinta kepada perempuan tersebut, berarti dia mempunyai kecenderungan kepada perempuan tersebut melebihi perempuan yang mana saja.

Lalu apa yang harus kita ketahui tentang kecenderungan atau bisa disebut dengan perasaan, jikalau kamu mempunyai perasaan terhadap lawan jenis?. Ini bisa menjadi fitnah terhadap mausia.

Yang perlu kita ketahui adalah islam merupakan agama yang tidak pernah bertentangan dengan fitnahnya manusia. Maka islam tidak akan pernah melarang atau menganggap dosa  yang mempunyai perasaan jatuh cinta kepada lawan jenisnya.

Larangan pacaran dalam islam

Hal ini sangat perlu kita hindari adalah berduaan antara lelaki dan juga perempuan. Selama hal ini di patuhi, maka umat islam dapat menjalankan perintah allah dan rosulnya. Akan tetapi sedikit dari umat islam yang mengetahui alasan ilmiah di balik perintah tersebut. Di hadist rosulullah SAW berkata:

janganlah seorang lelaki berduaan dengan wanita kecuali mahramnya.” (H.R Bukhori dan Muslim)

Bahaya pacaran di dalam agama islam

Islam melarang kita untuk tidak pacaran bukan tanpa sebab. Karena pacaran itu mendekati pada zina yang mana  zina merupakan dosa yang sangat besar. Dan juga bisa menimbulkan berbagai macam bahaya yang kesemuanya bukan hanya merugikan diri sendiri akan tetapi kan merugikan orang lain juga.

Lebih khusus bagi remaja  yang sudah terjerumus dalam pergaulan bebas dan sudah terjerumus dalam budaya pacaran tersebut. Dan juga bagi remaja yang tidak pernah melakukannya, supaya semakin  berhati-hati agar tidak terjerumus dalam budaya pacaran.

  1. Mudah terjerumus ke perzinaan

Sangat sering sekali remaja menyangkal bahwa mereka tidak akan melakukan hal-hal yag demikian. Katanya, mereka berpacaran dengan cara yang sehat. Padahal, tidak ada pacaran yang sehat kecuali setelah menikah.

Bagaimanapun juga caranya dalam berpacaran, tetap saja pacaran merupakan perbuatan dosa. Iblis akan menemani setiap manusia yang berbuat dosa. Sehingga kemana saja ia berpijak, maka iblis tidak akan segan-segan menemaninya dan membisikkan rayuan-rayuan kemaksiatan sehingga membuat ia semakin lama akan semakin berbuat dosa.

Yang awalnya hanya berpandangan mata, akan berubah menjadi perbuatan yang tidak senonoh, atau bisa disebut perbuatan zina.

  1. Melemahkan iman

Mulai dari awal bahwa pacaran itu dosa. Iblis akan senantiasa menemani setiap orang yang berbuat dosa. Iblis akan membisikkan berbagai macam rayuan supaya orang itu semakin lama semakin terjerumus dalam dosa.

Akhirnya waktu yang luang banyak habis untuk sang pacar, tidak digunakan untuk hal-hal yang positif. Misalkan saja membaca al-qur’an, mengaji, dan lain sebagainya. Setiap hari akan memikirkan wajah sang kekasih, akan tetapi lupa dengan Allah SWT. Sesungguhnya yang demikian sudah menjadi orang yang tersesat.

Demikian informasi tentang pacaran dalam islam yang dapat saya sampaikan. Terus kunjungi website kami dan dapatkan segera informasi terbaru lainnya. Terima Kasih.