budidaya udang vaname
budidaya udang vaname

Ayo Ketahui Tentang Budidaya Udang Vaname

Posted on

Ayo Ketahui Cara Budidaya Udang Vaname

udang vaname – dalam membudidaya udang vaname ini bisa menjanjikan anda akan kesuksesan bila dikerjakan sungguh-sungguh dengan ketekunan. budidaya udang vaname ini masyarakat sudah mulai terjun kebidang membudidaya udang vaname dan mencari tahu tentang bagaimana cara membudiadaya udang vaname.

dengan membudidaya udang vaname ini memberikan keuntungan karna, udang vaname ini mempunyai nilai jual yang tinggi, dan juga mempunyai rasa yang enak dan tahan akan serangan penyakit dan juga walaupun cuaca yang tidak menentu. cara budidaya udang vaname ini juga cocok untuk bagi para pemula.

sebelum anda mempraktekkan budidaya udang vaname, ada baiknya kita simak dulu beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya udang vaname,

habitat udang vaname ini hampir sama dengan udang yang hidup dilaut, sungai, dan juga di danau. udang ini bisa dengan mudah ditemukan di genangan air yang luas sepeti di air payau, tawar, dan juga air asin dengan tingkat kedalaman air yang bervariasi.

udang vanme ini termasuk salah satu jenis udang yang belakangan ini sedang diburu oleh masyarakat dan diminati oleh banyak orang. udang vaname ini memiliki kelebihan yaitu udang ini bertumbuh dengan cepat dan juga tahan dari berbagai serangan penyakit.

banyak orang yang menganggap bahwa pembudidaya udang vaname ini secara intensif, tapi semua itu salah total karna, udang vaname ini bisa dibudidaya dengan cara tradisional. bahkan dengan cara tradisional ini udang vaname ini tumbuh dengan lebih baik daripada dengan pola intensif.

budidaya udang vaname dengan cara tradisional ini sangat menguntungkan karna dalam sekali panen bisa menghasilkan banyak. tapi teknologi untuk bubidaya udang vaname ini hanya ada untuk pola intensif. luas tambah untuk budidaya diindonesia bisa mencapai sekitar 360.000 ha, dan dikerjakan oleh petugas tambak yang kurang mampu.

dan informasi tentang budidaya ini secara tradisional masih sangat kurang dan terbatas hingga saat ini. maka, dari situlah disini akan membahas tentang budidaya udang dengan cara tradisional. adapun caranya sebagai berikut:

persiapan pengeringan tambak

udang vaname ini adalah udang yang airnya itu sering dipelihara dengan genangan air payu. maka, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengeringkan pada lahan tambak yang akan digunakan agar kandungan airnya itu sesuai dan juga memiliki tingkat kedalaman yang pas. buang air dan juga buang ikan yang akan memakan pada udang vaname denga saponim.

apabila masih ada genangan air maka, pompalah hingga air benar-benar tidak ada atau kering lalu diamkan kurang lebih selama 3 hari dalam keadaan kosong. apabila tambak sudah benar-benar kering, maka bakteri patogen kemungkinan besar sudah hilang. dan dalam aliran air harus sering diperhatikan ketika pasang dan juga surut karna, untuk kualitas yang baik.

adapun hal yang sangat penting dan juga hal yang bisa mensukseskan budidaya udang ini adalah memberantas hama, karna banyak pengusaha tambak gagal karna adanya hama. karna, mereka tidak membasmi ikan yang bisa memakan udang vaname, biasanya ikan ini memangsa udang yang masih kecil sebagai makanan mereka.

pemupukan

sebaiknya dalam membudidaya udang ini diberi pupuk anorganik dan juga pupuk organik, dan pupuk ini harus disebarkan secara merata dengan dosis yang sesuai. berikut ini adalah beberapa dosis untuk memberikan pupuk pada tambak udang vaname:

pupuk yang wajib digunakan adalah pupuk organic 150-200 kg/ha dan pupuk anorganic untuk sumber nitrogen 25-50 kh/ha. adapun pupuk pilihannya adalah pupuk pupuk pospahat 20:1 (N:P) dan juga pupuk silikat 10 kg/ha. pupuk organik yang digunakan bisa menggunakan tepung kedelai,biji kapas, kotoran hewan dan lain sejenisnya.

pupuk ini disebarkan rata pada permukaan tambak yang digunakan untuk budidaya. adapun sumber pupuk organik yang baik adalah pupuk Ammonium Nitrat,Dhiammonium Phospat, urea, dan juga Calcium Nitrat. tapi, jika ingin menggunakan pupu silikat maka gunakan yang sodium metasilikat adapun tahapan selanjutnya adalah mengisi air pada tambak.

tahap ini dilakukan ketika semua tahap yang diatas sudah dilakukan, dan air yang mau dimasukkan dalam tambak ini harus secara bertahap. bila sudah terisi biarkan tambah kurang lebih sekitar dua sampai tiga minggu, hal ini dilakukan karna agar PH dan juga suhunya air bisa tetap normal.

penyebaran benur pada tambak

benur adalah anak udang yang sudah siap disebarkan kedalam tambak . tapi, sebelum benur disebarkan kedalam tambak terlebih dahulu lakukan aklimatisasi pada suhu dengan cara mengapungkan pada kantong plastik yang didalamnya ada banurnya kedalam tambak.

kemudian siram dengan cara perlahan-lahan lalu lakukan sanitasi terhadap aklimitasi dengan cara buka kantong plastik tadi sedikit demi sedikit agar udang yang ada didalamnya keluar dengan sendirinya. usahakan tahap ini dilakukan ketika siang hari.

pemeliharaan udang vaname

dalam proses pemeliharaan udang ini sang penting dan perlu diperhaatikan perharinya, karna, pemeliharaan ini dimulai dari benur yang ditebar pada tambak sehingga udang ini dapat dipanen. tapi penambak ini harus terus mengawasi dan juga memantau pada suhu dan juga kandungan pH, dan kandungan oksigen,kedalaman air.

ketika pemeliharaan udang ini juga haurs dilakukan pemupukan dan juga TPS tahap susulan dan pemberian probiotik yang dikerjakan satu minggu sekali. pemberian probiotik ini untuk menstabilkan pada pertumbuhan plankton. ketika banur berusia 70 hari udang ini sudah bisa diberi makanan dan dikurangi pemberian plankton.

lalkukan tahap tadi dengan baik dan juga untuk menjaga keseimbangan air hingga udang berusia 100 hari.

panen udang vaname

ketika panen udang vaname ini biasanya ketika udang vaname ini berusia 100 hari, tapi, ketika sebelum panen petugas tambak harus memperhatikan beberapa poin yang penting yaitu, dengan memberikan kapur dolomit dan juga memperhatikan tingkat ketinggian air. lakukan hal seperti ini selama kurang lebih 2 sampai 4 hari.

tujuan dari pemberian kapur dolomit dan juga memeriksa tingkat ketinggian air ini untuk mencegah agar udang ini tidak mengalami ganti kulit ketika sedang panen. adapun alat-alat yang digunakan ketika panen adalah, sebagai berikut:

  • jala lempar
  • seterofoam
  • ember dan juga baskom
  • pasang jari dibagian pintu
  • keranjang untuk panen
  • lampu penerangan, bila dibutuhkan

ketika sudah selesai memanen udang vaname keringkan tambak dengan cara menguras air yang ada ditambak dengan pompa air. lakukanlah panen pada malam hari, karan untuk mengurangi resiko kerusakan pada udang yang bermutu. udang yang baru dipanen ini rawan atau rentan terhadap sinar matahari langsung.

setelah udang vaname dipanen langsung cuci bersih dengan air bersih kemudian rendam dan masukkan kedalam kulkas atau freezer. adapun tips agar udang vaname ini tumbuh dengan besar dan baik, sebagai berikut:

  • pakailah tambak yang baik, kalo bisa jauhkan dari logam berat dan juga toksik agar tidak membahayakan udang.
  • perhatikan kandungan air, pH air, dan juga kadar garam yang ada pada tambak. kadar garam yang baik itu sekitar 10% sampai 20%.
  • adapun air yang ada ditambak harus mengalir karna, untuk mengganti air yang lama menjadi air yang baru.
  • makanan udang saat kecil sampai besar harus diperhatikan agar udang tumbuh dengan ukuran yng maksimal
  • lakukan pengamatan setiap hari, karna untuk mengetahui ada yang mati atau yang sudah terkena virus.
  • perhatikan cuacanya apabila musim panas tambahkan air tapi kalo musim dingin tambahkan kapur alam secukupnya. suhu juga tetap diperhatikan
  • beri vitamin dan juga nutrisi agar udang tetap sehat

mungkin demikian penjelasan dari saya tetang budidaya udang vaname yang  bisa kalian ambil manfaatnya. apabila ada kesalahan dari penulisan atau peletakan kata saya minta maaf yang sebesar-besarnya. sekian dan terima kasih!