budidaya jahe merah
budidaya jahe merah

Mari Budidaya Jahe Merah

Posted on

Budidaya Jahe Merah

Budidaya Jahe Merah adalah salah satu yang dapat memanfaatkan lahan yang masih kosong. Jika semua orang mau untuk memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami “apotik hidup” mungkin tidak perlu susah-susah lagi untuk mencari tanaman obat. Memanfaatkan ruang kosong untuk dimanfaatkan itu tidak sulit, anda bisa memanfaatkan pot pot ataupun polybag sehingga bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman obat.

Salah satu tanaman obat yang bisa ditanam di halam kosong dan mudah adalah jahe merah, selain memiliki banyak manfaat tanaman jahe merah juga memiliki nilai jual yang mahal. Jahe adalah salah satu tanaman herbal yang sering digunakan untuk bumbu masak atau minuman hangat.

Budidaya jahe merah cukup mudah karna tanaman ini dapat tumbuh dimanapun. Lahan yang digunakan pun biasanya berbentuk kebun, kondisi cuaca dan area tidak berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhannya.

Perencanaan tentang cara Budidaya Jahe Merah dalam polybag:

1. Menyiapkan Media Tanam

Media tanamnya adalah karung bekas atau polybag. Jika menggunakan karung gunakanlah karung pakan ternak atau karung bekas beras. Semakin besar ukuran karung maka akan semakin baik karna media pengisi yang dibutuhkan semakin besar. Namun jika menggunakanpolybag ukuran minimalisnya 40×50 cm.
Media untuk mengisi jika menggunakan polybag adalah:

Tanah

Tanah yang gunakan adalah tanah yang sumbur dan gembur karna itu sangat baik. Gembur adalah tanah yang remah dengan komposisi antara pasir, debu dan tanah liat yang seimbang. Subur adalah tanah yang memiliki banyak kandungan unsur hara. Jika tanah subur dan gembur kita gunakan kita tidak perlu banyak tambahan bahan lain seperti pasir dan juga pupuk.

Pasir

Pasir sangatlah dibutuhkan jika tanah yang kita gunakan terlalu banyak memiliki kandungan fraksi liat yang terlalu tinggi. Pasir yang digunakan juga harus pasir yang mengandung lumpur atau pasir ladu. Harganya yang murah, pasir ini juga mengandung bahan mineral endapan yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Pupuk Organik

Pupuk organik yang digunakan bisa menggunakan pupuk kompos, bokashi (pupuk yang difermentasi dari mikroorganisme) atau juga bisa menggunakan pupuk kandang. Jika mau menggunakan pupuk kandang gunakanlah pupuk kandang yang sudah difermentasi dan sudah dihancurkan. Agar lebih mudah diserap oleh tanaman.
Semua media campurkan secara merata dan pisahkan dari benda yang menggangu seperti plastik, batu dan lain lain.

Lalu masukkan kedalam polybag atau karung yang sudah kita sediakan. Pengisian kkedala karung cukup 20-25 cm sebagian saja, karna selama masa pertumbuhan akan dilakukan penambahan pupuk organikdan akn menambah volume dari polybag.

2. Pembibitan Jahe

Persiapan Pembibitan

Pilih bibit jahe yang bagus. Berikut ini syarat memilih bibit jahe yang bagus untuk ditanam:

 Pilihlah jahe yang berasal dari tanaman jahe yang sudah tua, biasanya ditandai dengan tajuk yang sudah kering, biasanya berumur 10-15 bulan.

 Rimpang jahe yang sudah elewati dormansi sekitar 1,5-2 bulan dan jahe masih sangat segar tidak ada bibit penyakit sampai pembusukan.

 Pililah rimpang subur.

 Kulit rimpang tida memar bkas galiandan lecet.

 Bibit yang bagus adalah bibit tidak disimpan terlalu lama.

 Harus memenuhi syarat akan mutu fisik, mutu fisiologi dan mutu genetikyang tahan terhadap hama penyakit.

 Rimpang yang akan dijadikan bibit, sebaiknya dipotong potong denan cutter atau bisa diambil langsung dengan menyisakan 2-3 bakal mata dengan bobot sekitar 30-65 gram untuk jahe putih besar 30-70 jahe putih kecil dan jahe merah.

Pengecambah

Kalau kamu takut ada serangan jamur, bibit bisa kita rendam dengan larutan air fungsida selama 20 menit. Kalau tidak benih dibasahi atau direndam dengan air, lalu diletakkan ditempat yang lembab biar bisa berkecambah dengan baik. Kita mengontrol setiap hari dan jika bibit sudah mulai mengering lalu basahi lagi. Dan bibit akan mulai berkecambah 2 minggu .

Penyemaian

Cara penyemaian jahe dengan cara menggunakan peti kayu dengan urutan kerja berikut ini:

 Pada bagian dasar peti letakkan bakal bibit selapis

 Berikalah abu gosok atau sekam padi, kemudian bibit jahe tersebut lalu abu gosok ata usekam lagi hingga berlapis bibit, abu gosok atau sekam padi, bibit, abu osok atau sekam.

 Benih tersebut akan mulai tumbuh dalam wakatu kurang lebih 3-5 minggu. Jika sudah tumbuh dengan ketinggian sekitar 10 cm (3-5 daun). Jika sudah maka bibitnya bisa diambil dari rimpangnya lalu kita tanam dalam karung atau polybag.

 Rimpangnya yang masih tersisa bisa ditanam lagi ditempat penyemaian agar bisa tumbuh bibit lagi (satu buah rimpang bisa menghasilkan 3-5 bibit).

 Setelah itu bibit kita tanam, tanaman jahe tersebut jangan langsu kita paparkan sinar matahari. Tetapi kita adaptasikan dulu hingga berumur 2-3 bulan.

3. Menanam

Penanaman bibit jahe dalam karung atau polybag harus dengan hati hati. Buatlah lubang pada polybag, sekitar ukuran bibit, kemudian asukkan tanah, pupuk dan pasir dan juga masukkan bibit kedalam polybag.
Setelah itu tutup disekitarnya dan padatkan kadarnya saja. setelah penanaman selesai, bibit dan media harus sering dikasih air secukupnya.

4. Memelihara

Pemeliharaan tanaman jahe ini dalam polybag atau karung sangatlah mudah, pemeiharaan ini biasanya meliputi sebagai berikut: penyiraman penggemburan media, penyiangan, pemupukan , pengendalian hama dan penyakit.

5. Memanen

Tanaman jahe ini yang sudah kita budidayakan, bisa langsung kita panen. Setelah kita tanam selama 10 bulan. Ambil bakal bibit yang telah disemaikan lalu patahkan rimpang jahe tersebut menggunakan tangan menjadi 2-3 ruas di mana setiap ruas terdapat minimal 2 mata tunas. Setelah itu buatlah campuran tanah dengan bokashi dengan perbandingan 3:1. Masukan campuran tanah dan bokashi tersebut ke dalam polybag atau karung dengan ketinggian 15 cm.

Jika Anda menggunakan karung sesuaikan tinggi karung dengan cara melipat bagian atas karung agar mendapatkan ketinggian yang sesuai. Kemudian masukan tunas bibit jahe kedalam polybag atau karung yang telah diisi campuran tanah dan bokashi. Dalam satu karung cukup diisi sekitar 2-3 titik tanam supaya hasil yang didapat maksimal.

Mungkin itu tadi sedikit berita y tentang budidaya jahe merah yang kami beritahukan. Semoga bisa menambah pengetahuan anda.Saya ucapkan terima kasih bagi kalian yang sudah membaca informasi dari kami.