Bahayanya Susu Formula pada bayi

Waspada! Dampak dan Bahayanya Susu Formula

Posted on

Bahayanya susu formula pada bayi – Banyak sekali ibu-ibu yang gaul memberikan susu formula pada bayinya. Karena memiliki alasan untuk lebih memilih praktis dari pada memberikan ASI. Padahal ASI adalah makanan yang baik untuk bayi. Adapun asupan pada gizi bayi juga dapat tercukupi dengan ASI dibandingkan dengan Formula.

Walaupun lebih praktis, susu formula ini juga mempunyai efek samping pada bayi. Inilah bahaya susu formula yang harus diketahui.

Bahayanya Susu Formula pada Bayi

Bahayanya Susu Formula
Bahayanya Susu Formula
  1. Tidak cocok untuk bayi

Susu formula yang berbentuk bubuk yang tidak baik untuk dikonsumsi pada bayi. Susu formola ini yang biasanya berasal dari susu sapi yang dapat diperuntukan untuk anak sapi, bukan juga anak manusia. Jika ASI tidak dapat terpenuhi hingga pada saat bayi berumur enam bulan lebih, yang ada terjadi bayi akan terserang berbagai penyakit. Misalnya seperti eksim, alergi, dan juga gangguan pada pernapasan.

  1. Perkembangan bayi terganggu

Susu formula ini juga dapat berbahayanya bagi pertumbuhan bayi dan juga pada perkembangan bayi. Jika bayi telah diberi susu formula dua bulan setelah dilahirkan, yang akan terjadi bayi tersebut tidak akan bertumbuh dengan sehat. Bahkan juga dapat berpengaruh pada pertumbuhan otak.

  1. Susu formula diperuntuhkan untuk anak sapi

Kebanyakan susu formula yang terbuat dari susu sapi. Susu anak sapi ini dapat diperuntuhkan untuk anak sapi, bukan hanya untuk anak manusia. Mengapa demikian karena adanya kondisi bayi yang cukup lemah. Bayi tersebut membutuhkan nutrisi yang cukup, agar dapat berkembang sangat baik.

  1. Susu formula mengandung bahan kimia

Susu formula yang dapat mengandung bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan bayi tersebut. Jika tidak ada bahan kimia, tidak mungkin juga susu formula tersebut bisa bertahan satu tahun sampai dua tahun. Semahal-mahalnya susu formula tersebut tetap saja ada campuran bahan-bahan pengawet pada jangkau waktu yang dapat ditentukannya.

  1. Memiliki kadar aluminium tinggi

Susu formula ini juga memiliki kadar aluminium yang tinggi. Walaupun kadar yang masih berada dibawah kadar vitamin dan juga kadar kalsium. Apabila susu formula mengandung kadar aluminium terlalu tinggi, maka akan terjadi dampak perkembangan saraf pada bayi.

Dampak dan Bahanya Susu Formula pada Bayi 0-6 Bulan yang Harus Diwaspadai

Bahayanya susu formula ini harus benar-benar diperhatikan karena informasi ini sangat penting, yang harus diperhatikan pada setiap orang tua. Agar bisa mempertimbangkan dalam resiko-resiko dan juga sangat berbaha jika bayi diberika susu formula sejak lahir.

  1. Menghambat kecerdasan kognitif maksimal

Dalam kecerdasan kognitif yang maksimal bayi juga dapat memiliki asupan ASI pada lahir hingga 6 bulan. Informasi ini banyak untuk diketahuinya, tetapi masih saja sulit untuk direalisasikannya.

  1. Menyebabkan gangguan system pencernaan

Adanya dampak susu formula ini untuk bayi yang berusia 0-6 bulan yang akan ditunjugan pada gangguan system pencernaan. Gangguan pencernaan ini yang seperti sakit diare. Diarenya penyakit bayi akan dapat merepotkan orang tua.

  1. Meningkatkan peluang bayi kegemukan

Pada bayi yang obesitas atau dapat disebut dengan bayi yang terjadi gemuk sering sekali terjadi pada bayi. Hal ini yang dapat diperkirakan karna mengelola susu formula dibandingkan susu ASI.

  1. Menyebabkan infeksi saluran pernafasan

Dampak susu formula yang akan mengancam dari pemberian susu formula bayi yang berumur 0-6 bulan yang akan terjadi pada gangguan saluran pernafasan. Saluran pernafasan yang akan terjadi infeksi yang bisa disebut dengan penyakit ISPA.

  1. Meningkatkan resiko penyakit asthma

Penyakit asthma yaitu yang terjadi pada dampak terjadinya pemberian susu formula pada bayi. Bayi akan kesulitan untuk bernafas yang akan mengkhawatirkan orang tua. Kemudian dapat menimbulkan penyakit asthma.

Aturan yang Harus Diikuti Saat Memberikan Susu Formula

Memberikan Susu Formula
Memberikan Susu Formula

Tidak hanya memberi ASI saja, memberikan susu formula ini harus diperhatikan dengan berhati-hati. Mulai dari kebersihan botol, waktu pemberian, cara menyimpan susu formula, lan lain sebagainya. Baca selengkapnya.

  1. Jumlah dan frekuensi pemberian susu formula

Pada hal yang pertama ini yang harus diperhatikan dalam memberi susu terhadap bayi ini yaitu frekuensi dan dari pemberiannya. Bayi yang menerima susu ini dapat bertahap karena bayi yang baru saja lahir yang masih mempunyai lambung yang berukuran sangatlah kecil yang akan berkembang.

  1. Selalu jaga kebersihan bayi

Hal ini yang harus anda perhatikan dalam memakai susu untuk bayi yaitu pada kebersihan botol. Salah satunya kenapa ASI lebih baik sebab ASI lebih baik atau seteril dari pada susu formula.

  1. Pilih botol khusus bayi

Jangan memilih botol sembarangan pada bayi, sebaiknya memilih botol yang dapat berlebel BPA-free yang dapat terbuat dari plastic polietilen yang sangat aman pada bayi tersebut.

  1. Perhatikan cara membuat susu

Sebelumnya jika membuat susu untuk bayi, yang harus diutamakan sebelumnya yaitu dengan mencuci tangan dengan sabun. Lalu ikuti cara petunjuk dalam menyajikan susu yang akan tertera dalam kemasan tersebut.

  1. Perhatikan saat membeli dan menyimpan susu

Saat anda dapat membeli susu yang harus diperhatikan adalah tanggal kadaluwarsanya. Jangan anda membeli susu yang sudah melewati tanggal kadaluwarsa atau juga beberapa bulan lagi akan kadaluwarsa.

Cara menyimpan susu dengan benar. Simpan susu tersebut dengan udara yang sejuk, lalu tutup pada kemasan susu tersebut dengan rapat. Agar tidak terjadi udara yang masuk yang akan membuat susu tersebut menggumpal dan merusak susu.

Demikian di atas adalah bahayanya susu formula. Semoga dapat waspada pada bayi anda, semoga bermanfaat dan terima kasih.