Mengenal Komputer Akuntasi
Mengenal Komputer Akuntasi

Alasan Mengapa Kita Perlu Tau!! Apa Itu Komputer Akuntasi

Posted on

Dengan manjunya suatu Negara maka akan semakin luas pengetahuan dan teknologi informasi. Teknologi informasi mempunyai keterkaitan yang baik dengan dunia usaha yang memang sudah mengalami perkembangan secara signifikan. Tercatat dalam usaha di masa sekarang ini sudah tidak meggunakan sistem manual lagi. Melainkan banyak usaha-usaha tersebut mulai menggunakan sistem pencatatan akuntasi secara terkomputerisasi dengan tujuannya agar berharap bisa efisiensi dan efetivitas kerja dalam melakukan suatu usaha.

Menemuan baru dalam pencatat akutansi pada saat ini sudah menggunakan aplikasi komputer yang memudahkan seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat. Hal ini bertujuan agar orang-orang atau pengguna dari aplikasi itu tidak perlu lagi mempelajari secara khusus namanya  bidang teknologi tersebut. Karena hanya dengan mempraktekannya saja maka aplikasi komputer akutansi tersebut sudah bisa dijalankan dan hampir diterapkan disemua bidang usaha yang ada didalam kehidupan manusia.

Pengertian Komputer Akuntasi
Pengertian Komputer Akuntasi

Komputer akuntasi merupakan sebuah sistem akuntasi dimana komputer sebagai teknologi untuk menjalankan suatu aplikasi yang digunakan untuk mengolah transaksi aktansi dan sekaligus bisa menghasilkan laporan keuangan dalam sebuah perusahaan.

Baca Juga : Wajib Baca, Inilah 10 Pengertian Komputer Menurut Para Ahli

Kemudian yang dinamakan pengertian akutansi itu sendiri adalah sebuah sistem informasi yang mencatat, mengumpulkan dan mengkomunikasikan data keuangan yang tujuannya untuk mengambil keputusan. Sistem akutansi yang efektif mempunyai tiga tujuan yang sangat luas. Yaitu, pelaporan internal ke manager untu perencanaan dan pengendalian kegiatan rutin, kedua, pelapor internal untuk perencanaan strategic, dan ketiga untuk pihak eksternal yaitu : pemeganga dari saham, pemerintah dan pihak dari luar lainnya. Ketiga-tiganya dihasilkan melalui pemrosesan data yang dinamakan transaksi akuntasi.

Pemrosesan data menjadi sebuah nformasi yang bisa dilakukan secara manual dengan cara menggunakan peralatan elektronik seperti komputer. dengan adanya kemajuan teknologi komputer maka akan mempunyai dampak yang sangat luar biasa ke selurh aspek kegiatan usaha. Akuntasi, sudah menjadi barang yang tentu tidak bisa lepas dengan dampak tersebut. Dalam suatu sistem akutansi manual maka perlu memasukan data input yang kemudian diproses menjadi sebuah informasi dengan menggunakan tangan. Pada sistem komputer akuntasi atau bisa disebut dengan pemrosesan data elektronik (PDE) yaitu data sebagai input yang dipross menjadi sebuah informasi yang output. Keuntungan yang bisa kita lihat dengan jelas dari penggunaan komputer yaitu dengan membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kemudahan dalam melakukan pemprosesan data agar bisa menjadi informasi akuntasi.

Di samping keuntungan itu pasti ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam menggunakan komputer sebagai alat pengolah data yaitu risiko-risiko yang akan kita alami yang sudah menjadi ciri khas dalam suatu lingkungan akutansi berbasis komputer. auditor juga perlu tahu risiko-risiko apa yang akan dialami yaitu ancaman yang tidak ada dalam melakukan proses akuntasi secara manual. Yang dinamakan risiko-risko dalam lingkungan pemrosesan data elektronik yaitu :

  1. Penggunaan Teknlogi Yang Tidak Layak

  • Sebuah analisis sistem yang diprogramkan dan tidak mempunyai keahlian dalam menggunakan teknologi tersebut.
  • Pemakai yang belum memahami terhadap teknologi hardware dan software yang baru .
  • Perencanaan yang sangat minim sekali untuk melakukan instalasi teknologi hardware dan software yang baru dipopuler kan.
  1. Pengulangan Kesalahan

Factor-faktor yang mengakibatkan pengulangan kesalahan antara lain:

  • Tidak teliti dalam melakukan pengecakan atas pemasukan input.
  • Tidak lulus adanya program tes tersebut.
  • Tidak mendapatkan hasil-hasil yang sudah diproses.
  1. Kesalahan Berantai

Yang dinamakan kesalahan berantai yaitu kesalahan dari suatu bagian program atau aplikasi yang berakibat pada kesalahan kedua yang meskipun sudah tidak berkaitan dengan bagian aplikasi lain. Jika sudah mendapat kesalahan kedua maka hati-hati dengan adanya kesalahan ketiga dan seterusnya.

  1. Pemrosesan Yang Tidak Logis

Faktor yang bisa mengakibatkan pemrosesan yang tidak logis itu karena

  • Bidang lapangan yang terlalu kecil ataupun terlalu besar.
  • Tidak diceknya nilai-nilai yang lumayan besar dan tidak lazim pada suatu dokumen output.
  • Tidak diamati benar-benar dalam mengumpulkan dokumen-dokumen output.
  1. Ketidakmampuan dan Kondisi Dalam Menerjemahkan Kebutuhan Pemakai Ke Dalam Persyaratan Teknis

  • Para pemakai yang tidak mempunyai keahlian dalam bidang teknis EDP.
  • Orang-orang didalam bidang teknis yang tidak memahami dalam mengenai permintaan pemakai.
  • Ketidakmampuan untuk merumuskan permintaan dengan cukup terinci.
  • Sistem yang digunakan oleh banyak pengguna yang tidak bertanggung jawab atas sistem tersebut.
  1. Ketidakmampuan Dalam Mengendalikan Teknologi

Kondisi yang dapat menimbulkan teknologi yang tidak terkendali antara lain:

  • Dalam pemilihan kemampuan pengendalian sistem tidak sesuai kebutuhan audit.
  • Terlalu banyaknya pengendalian yang tidak teratur yang dikorbankan hanya demi menjaga efisiensi operasi.
  • Prosedur-prosedur untuk memulai langkah pertama dalam pemulihan data recovery yang tidak memadai.
  1. Pemasukan Data Yang Tidak Benar

Faktor utama yang dapat menimbulkan kesalahan pemasukan data, antara lain:

  • Nilai-nilai data yang bersumber itu tidak layak pada saat dideteksi.
  • Kesalahan manusiawi dalam melakukan pengetikan data terjadi kesalahan-kesalahan dalam transkripsi mungkin tidak terdeteksi.
  • Record data yang tidak lengkap atau diformat secara tidak baik dan mungkin bisa diterima kalo sudah lengkap.
  • Kesalahan mekans peralatan hardware.
  • Terjadi Kesalahan dalam melakukan interpretasi karakter-karakter atau pengertian input yang tercatat secara manual.
  • Kesalahan dalam prosedur pemasukan data.
  1. Data Yang Terkonsentrasi

Inilah penyebab permasalahan konsentrasi data antara lain:

  • Tidak memadainya pengendalian akses yang tidak memungkinkan akses itu tidak berwenang ke data.
  • Data yang salah dan dampaknya menjadi buruk.
  • Terjadinya gangguan-gangguan pada hardware dan software yang menyediakan data bagi para pemakai.

Adapun berbagai macam keuntungan dari sistem komputer di bidang akuntasi dibandingkan dengan tulis tangan atau biasa disebut sistem manual, sistem komputer memberikan banyak sekali keuntungan yang dapat dimanfaatkan yaitu:

  1. Kecepatan.
  2. Volume hasil.
  3. Pencegahan kekeliruan.
  4. Posting otomastis.
  5. Penyusun laporan otomatis.
  6. Pencetakan dokumen otomatis.

Dalam bidang akuntasi sistem komputer itu membutuhkan sistem pemrosesan informasi akuntasi yang berbasis komputer yang sudah terkenal dengan sebutan komputer akuntasi yang banyak ditawarkan. Dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna komputer akuntasi untuk dapat menghasilkan informasi yang bisa dipercaya, tepat waktu, lengkap, teruji dan mudah dipahami. Dari hal tersebut bahwa mahasiswa akuntasi dapat melihat banyak sekali peluang untuk bisa memenuhi kebutuhan perusahaan dengan cara membuat software-software akuntasi. sehingga software tersebut bisa dirasakan jadi sangat bermanfaat bagi perusahaan, khusunya bagi para akuntan yang menggunakansoftware tersebut.

Baca Juga : Wajib Dicoba!! Cara Merakit Komputer (PC) Dengan Mudah

Jadi bisa kita simpulkan bahwa penggunaan komputer bukan hanya sekedar menggantikan mesin tik saja. Melainkan juga mempelajari ilmu komputer yang banyak dimanfaatkan.  Sehingga banyak bidang akuntasi dapat mengerjakan laporan-laporan keuangan dengan mudah dan cepat dengan komputer akuntasi.

Gravatar Image
Seorang Pemuda Yang Ingin Sukses Di Masa Muda