8 Tips Mengajar Menghafal Alqur’an Anak Usia Dini secara Ampuh & Menarik

Posted on

Assalamualaikum…

Bertemu kembali di artikel saya, saat ini saya sedang mendidik dan mengajari anak usia dini untuk menghafal Alqur’an di suatu TPQ. Jadi, saya ingin berbagi metode dalam mengajarkan anak usia dini untuk menghafal Alqur’an. Nah, bagi Anda yang tertarik, mari simak artikel berikut ini!

Menghafal Alqur’an, Terkadang orang yang memahami tentang pentingnya menghafal Alqur’an dan keutamaan yang didapat dalam menghafal Alqur’an, pasti sangat ingin sekali bisa menjadi tahfidzul Qur’an. Apa lagi bagi orang tua yang mengerti sangat menginginkan anaknya bisa menghafal Alqur’an.

Namun, tidak semua orang tua bisa mengajari atau membimbing anaknya untuk menghafal Alqur’an sehingga terkadang orang tua bingung harus mengajari mulai dari sisi mana? Nah, jika orang tua yang sangat menginginkan metode cara mendidik anak usia dini menghafal alqur’an, sangat pas sekali dengan artikel saya ini.  Kali ini saya akan memberikan metode menghafal Alqur’an untuk usia dini.

Sebenarnya dalam proses menghafal Alqur’an itu sangat mudah, siapa saja yang mau belajar pasti bisa. Faktanya banyak diluaran sana, meskipun sebagian orang rua belum hafal tetapi karena memiliki semangat tinggi dan istiqamah pada akhirnya mereka bisa menghasilkan anak-anaknya menjadi hafidzul Qur’an, banyak dewan guru, hanya memiliki hafalan sedikit namun murid-murid atau anak didiknya bisa menghafal Alqur’an dapat mencapai target bahkan melebihi sang guru. Karena firman Alllah dalam Alqur’an : “ Dan Sesungguhnya telah Kami mudahkan Alqur’an sebagai pelajaran, Maka apakah ada orang yang mau mengambil peringatan?”. ( QS Al-Qamar 17,22,32,40). Jadi, sudah jelas siapa saja yang mau mepelajari dan menghafalnya maka akan dimudahkan oleh Allah asalkan kita bersungguh-sungguh,selalu meminta pertolongan dan terus istiqamah.

tips mendidik menghafal alquran anak usia dini
tips mendidik menghafal alquran anak usia dini

Menghafal Alqur’an sebenarnya tidak salah jika mulai menghafal di usia kapan saja. Tetapi, alangkah baiknya menghafal Alqur’an dimulai sejak usia dini. Karena di usia dini sangat berpengaruh terhadap perkembangan sel otak dan daya ingat, sehingga lebih kuat dan memori dalam otak pun masih kosong, jika sejak dini sudah dimulai dengan pengetahuan agama, atau menghafalkan Alqur’an maka otak anak akan merekam apa yang didengar maupun yang diajarinya. Jadi, bagi orang tua sangat cocok sekali mendidik anak usia balita untuk memberi pengetahuan agama ataupun mengajari menghafalkan Alqur’an. Metode ini juga sudah ada sejak jaman Rasulllah yang dilakukan para sahabatnya dalam mendidik anak-anaknya untuk menghafal Alqur’an. Bagiamana, Apakah Anda ingin mengajari anak didiknya untuk menghafal Alqur’an? artikel ini saya sajikan untuk para dewan guru ataupun orang tua yang ingin mempraktekkannya. Berikut cara mendidik dan mengajari anak usia dini menghafal Alqur’an secara ampuh dan menarik berikut!

1. Memperkenalkan Alqur’an

Hal yang pertama harus Anda lakukan adalah memperkenalkan anak usia dini tentang Alqur’an dan keutamaan apa saja yang didapat jika mempelajari dan menghafalkan Alqur’an, jangan sampai Anda memberikan ancaman atau target terlebih dahulu dalam menghafal, karena dalam mendidik anak harus membuat anak tertarik terlebih dahulu terhadap apa yang kita inginkannya. Selain itu, agar anak menghafal jangan sampai merasa terpaksa usahakan harus dari hati sendiri, agar lebih mudah dalam menangkap ilmu yang didapat.

  1. Memberi apresiasi atau penghargaan

Cara kedua, jika Anda telah memberikan motivasi dan mulai menghafal, usahakan Anda memberikan apresiasi atau penghargaan baik berupa pujian, semangat atau hadiah sebagai tanda bahwa mereka berhasil menghafal sedikit demi sedikit. Karena pads dasarnya karakter anak usia dini lebih senang jika merek telah menyelesaikan tugas langsung mendapat perolehan, sehingga cara ini menambah semangat dan motivasi mereka untuk terus berusaha agar lebih baik. Usahakan Anda selalu memberi sanjungan atau pujian jika berhasil dalam menghafal atau mencapai target, jika anak melakukan kesalahan jangan sampai Anda memarahinya. Karena yang dikhawatirkan anak menjadi putus asa. Tetap selalu memberi pujian dan menasehati dengan baik karena anak usia dini sangat rentan dan berpengaruh terhadap perkembangan sel otaknya.

  1. Membuat suasana nyaman dan menyenangkan

Upayakan Anda menciptakan atau membuat suasana senyaman mungkin dan terasa menyenangkan dalam proses belajar dan menghafalkan Alqur’an. Agar anak merasa nikmat dan senang dalam kegiatannya. Jangan sampai Anda memaksa untuk menghafalkannya. Tetap memperhatikan kondisi dan situasi anak usia dini.

  1. Bercerita ringkas dari arti ayat yang ingin dihafal

Sebelum Anda mengajarkan dalam metode menghafal usahakan Anda bercerita sedikit tentang isi  arti ayat yang akan dihafal, karena di usia-usia mereka sangat menyukai bercerita ataupu  dongeng, jika Anda memberikan arti atau cerita tentang ayat yang akan dihafal, maka anak tersebut lebih mudah memahaminya dan menambah semangat dalam proses menghafal Alqur’an.

  1. Membuat gambar yang berkaitan tentang Alqur’an

Di waktu-waktu tertentu cobalah Anda untuk membuat gambar-gambar yang berkaitan dengan Alqur’an, peristiwa apa saja yang terjadi di dalam Alqur’an. Sehingga dengan hal tersebut anak-anak bisa membayangkan kejadiannya dan mudah dalam mengingat.

  1. Hanya memilih satu mushaf saja

Jika dalam proses menghafal, usahakan Anda hanya memberikan satu mushaf saja kepada anak usia dini, karena setiap Alqur’an memiliki banyak jenis dan halaman yang berbeda. Normalnya Alqur’an yang digunakan bagi penghafal adalah satu halaman berisi 15 baris dan setiap sudut paling bawah halaman selalu diakhiri dengan ayat. Hal ini untuk memudahkan dan bagi mereka dalam mengingat ayat dan menghafal.

  1. Memilih guru yang lebih berpengalaman atau memiliki kemampuan menghafal Alqur’an

Dalam melakukan proses menghafalkan Alqur’an khususnya kepada dewan guru, usahakan untuk memilih guru yang berpengalaman dalam menghafal Alqur’an ataupu memiliki kemampuan untuk menghafal alqur’an karena tidak semua guru dapat mengajari muridnya untuk menghafal Alqur’an. Contoh seperti Harun Ar-Rasyid yang saat itu memanggil guru yang alim,disiplin dalam ilmu agama dan memiliki hafalan baik Alqur’an maupun Hadits. Karena sejatinya seorang guru adalah harus berpenampilan sederhana namun menarik,menjaga muroja’ahnya,terlihat menyenangkan. Karena hakikinya seorang guru selain memiliki pengalaman atau kemampuan dalam menghafal juga harus memiliki motivasi yang tinggi, senang dan akrab terhadap anak-anak dan dapat memiliki ide kreatif dan inovatif.

  1. Supaya memperdengarkan murottal Alqur’an

Para orang tua atau dewan guru supaya selalu untuk mengajari anak-anak selain menghafal Alqur’an supaya selalu memperdengarkan murottal atau bacaan Alqur’an, karena dengan sering mendengarkan murottal, maka pendengaran dan otak anak akan bekerja sehingga jika dalam proses menghafal akan teringat ayat Alqur’an dengan sendirinya sehingga mudah untuk menghafal.

Itulah beberapa metode dalam menghafal Alqur’an bagi anak usia dini, bagaimana, metode tersebut menarik kan untuk dipraktekkan? Jadi, bagi para orang tua atau dewan guru selalu terus semangat dalam mendidik anak-anak untuk menghafalkan Alqur’an. Selalu memotivasinya dan tetap istiqamah.

Semoga bermanfaat,sekian sampai berjumpa di artikel selanjutnya ya..

Wassalamualaikum..